MUNA – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Pelabuhan Tampo, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Senin (23/3/2026). Lonjakan penumpang dan kendaraan yang hendak menyeberang menuju Pelabuhan Ferry Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, tak terhindarkan.

Sejak pagi buta, denyut aktivitas pelabuhan sudah terasa padat. Kendaraan roda dua hingga roda empat memadati kawasan pelabuhan, dengan antrean yang mengular sejak pukul 07.00 Wita. Fenomena ini menjadi sinyal kuat dimulainya puncak arus balik di wilayah tersebut.

Pantauan di lapangan menunjukkan para pemudik memilih datang lebih awal untuk menghindari kepadatan yang diperkirakan memuncak pada siang hingga sore hari. Namun, strategi itu tak sepenuhnya efektif. Tingginya volume kendaraan tetap memicu antrean panjang yang sulit dihindari.

Di tengah kepadatan, para pengendara terlihat tetap tertib menunggu giliran masuk ke dalam kapal ferry. Meski harus mengorbankan waktu lebih lama, situasi relatif terkendali berkat pengaturan arus kendaraan oleh petugas di lapangan.

Salah seorang pemudik, Yuyun (25), mengaku telah tiba sejak pagi dengan harapan bisa lebih cepat menyeberang. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

“Saya datang dari pagi supaya bisa cepat naik kapal, tapi ternyata sudah ramai juga. Antrean sudah panjang sejak tadi,” ungkapnya.

Ia menilai, volume penumpang dan kendaraan pada arus balik tahun ini meningkat dibandingkan hari biasa. Meski demikian, ia tetap berharap proses penyeberangan berjalan lancar dan aman hingga tiba di tujuan.

Lonjakan arus balik di Pelabuhan Tampo diprediksi masih akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan, seiring berakhirnya masa libur Idulfitri. Kondisi ini menjadi peringatan bagi para pemudik untuk tidak hanya mengejar waktu, tetapi juga mengutamakan keselamatan.

Masyarakat diimbau mengatur jadwal perjalanan secara bijak, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Di tengah padatnya arus balik, disiplin dan kesabaran menjadi kunci agar perjalanan tetap aman dan terkendali.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *