Kendari – Piala Dunia 2026 tidak hanya memicu euforia di Spanyol. Di Jalur Gaza, kemenangan La Furia Roja juga disambut sukacita oleh banyak warga Palestina. Perayaan berlangsung di jalanan, kafe, hingga lokasi nonton bareng meski situasi konflik masih berlangsung
Di berbagai sudut Gaza, warga Palestina berkumpul untuk menyaksikan laga final. Sebagian menonton di kafe, sementara lainnya mengikuti pemutaran pertandingan di ruang terbuka. Mereka tetap datang meski ancaman serangan Israel masih membayangi.
Setelah peluit panjang berbunyi, suasana gembira langsung terlihat di jalan-jalan Gaza.
Kemenangan Spanyol menjadi momen langka yang membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang selama berbulan-bulan hidup di tengah konflik dan berbagai keterbatasan
Dukungan pemerintah Spanyol terhadap hak-hak Palestina, ditambah berbagai simbol solidaritas yang ditunjukkan sejumlah pemainnya, membuat kemenangan tersebut memiliki nilai emosional.
Karena itu, banyak warga Gaza ikut merayakan keberhasilan La Furia.
Banyak warga Palestina mengaku mendukung Spanyol bukan semata karena kualitas permainan mereka, tetapi juga karena sikap pemerintah negara tersebut terhadap isu Palestina.
Saadi al-Masri (40), kapten tim sepak bola penyandang disabilitas di Gaza, menyaksikan pertandingan bersama teman-temannya di sebuah kafe.
“Saya mendukung Spanyol karena kami melihatnya sebagai negara yang mendukung perjuangan Palestina dan hak-hak Palestina,” katanya dikutip dari The Guardian, Selasa (21/7/2026).
Spanyol dikenal sebagai salah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik perang Israel di Gaza serta kekerasan yang didukung negara di Tepi Barat yang diduduki.
Pemerintah Spanyol juga mendorong Uni Eropa mengambil langkah yang lebih tegas terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk mengusulkan penangguhan pakta perdagangan bebas yang luas.
Dukungan warga Palestina terhadap Spanyol juga dipengaruhi sosok bintang muda Lamine Yamal.
Banyak warga mengibarkan bendera Spanyol sebagai bentuk penghormatan kepada Yamal, yang sebelumnya membawa bendera Palestina saat merayakan keberhasilan Barcelona menjuarai La Liga pada Mei 2026.
Aksi tersebut mendapat sorotan internasional.
Ketika menteri pertahanan Israel menyerang Yamal karena mengibarkan bendera Palestina dan menuduhnya “menghasut kebencian”.
Menanggapi itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez pun memberikan pembelaan terbuka.
“Lamine hanya mengungkapkan solidaritas dengan Palestina yang dirasakan oleh jutaan orang di Spanyol. Alasan lain untuk bangga padanya,” tulis Sánchez melalui media sosial.
Bagi banyak warga Palestina, tindakan Yamal menjadi simbol dukungan yang bermakna di tengah situasi yang mereka hadapi.
Dukungan pemerintah Spanyol terhadap hak-hak Palestina, ditambah berbagai simbol solidaritas yang ditunjukkan sejumlah pemainnya, membuat kemenangan tersebut memiliki nilai emosional. Karena itu, banyak warga Gaza ikut merayakan keberhasilan La Furia Roja.
Spanyol dikenal sebagai salah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik perang Israel di Gaza serta kekerasan yang didukung negara di Tepi Barat yang diduduki.
Pemerintah Spanyol juga mendorong Uni Eropa mengambil langkah yang lebih tegas terkait dugaan pelanggaran hak asasi manusia, termasuk mengusulkan penangguhan pakta perdagangan bebas yang luas.
Dukungan warga Palestina terhadap Spanyol juga dipengaruhi sosok bintang muda Lamine Yamal.
Menjelang pertandingan final, tim sepak bola amputasi Gaza Al-Irada mengirimkan pesan video kepada tim nasional Spanyol.
“Siapa pun yang mengibarkan bendera Palestina layak mengangkat Piala Dunia,” katanya.
Pesan tersebut mencerminkan besarnya harapan dan apresiasi warga Palestina terhadap pihak-pihak yang menunjukkan solidaritas kepada mereka.
Final Piala Dunia 2026 juga diwarnai dinamika politik.
Dukungan Israel kepada Argentina dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Argentina Javier Milei. Menjelang laga final, Netanyahu turut menyampaikan pesan dukungan kepada tim Argentina.
Sementara itu, Delegasi Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa merespons hasil pertandingan dengan mengunggah gambar tim nasional Spanyol disertai judul “juara dunia. (redaksi)
