JAKARTA – Pemerintah Kota Kendari kian agresif memperluas jejaring internasional, khususnya di bidang keagamaan dan sosial. Komitmen itu ditunjukkan langsung oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., yang melakukan kunjungan resmi ke Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Dalam agenda tersebut, Wali Kota diterima Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syeikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi. Pertemuan berlangsung hangat namun sarat substansi, membahas langkah konkret penguatan kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Kendari dan pihak atase.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari undangan buka puasa bersama yang sebelumnya digelar di Kendari. Namun lebih dari sekadar silaturahmi, pertemuan itu menjadi momentum diplomasi religius untuk menghadirkan dukungan nyata bagi pembangunan sumber daya keagamaan di daerah.
Target 1.000 Pengajar Al-Qur’an
Salah satu poin krusial yang mengemuka adalah dukungan terhadap program 1.000 pengajar Al-Qur’an di Kota Kendari. Program ini dirancang agar setiap masjid memiliki tenaga pengajar yang kompeten dan terstandar.
Wali Kota Siska menegaskan, program tersebut bukan sekadar angka, melainkan strategi membangun fondasi generasi Qur’ani yang kuat di tengah tantangan zaman.
“Kami ingin memastikan setiap masjid di Kota Kendari memiliki pengajar Al-Qur’an yang kompeten. Program 1.000 pengajar ini adalah langkah konkret memperluas akses pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan pendidikan keagamaan menjadi bagian penting dari pembangunan karakter masyarakat, sekaligus investasi jangka panjang bagi kualitas generasi muda Kendari.
Dorong Seminar Internasional Tingkat ASEAN
Tak berhenti di situ, Wali Kota juga mendorong digelarnya seminar internasional tingkat ASEAN di Kota Kendari yang mengangkat tema pengembangan dakwah dan pendidikan Islam. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan lintas negara sekaligus mengangkat posisi Kendari sebagai kota yang aktif dalam pengembangan syiar Islam di kawasan regional.
Gagasan ini mendapat respons positif dari pihak atase. Syeikh Ahmed menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kota Kendari dan menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program sosial serta pendidikan keagamaan.
Ia berharap, kolaborasi ini menjadi pintu keberkahan dan kemajuan bagi Kota Kendari, khususnya dalam pembinaan Al-Qur’an dan penguatan dakwah di tengah masyarakat.
Dengan langkah diplomasi yang terarah dan program yang terukur, Pemerintah Kota Kendari menunjukkan bahwa pembangunan daerah tak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan nilai dan karakter umat.(redaksi).
