Kendari – Kabupaten Wakatobi resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026.
Penunjukan ini diumumkan langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Hugua, dalam malam puncak penutupan HUT Sultra ke-62 tahun 2025 di Kabupaten Kolaka, pada Minggu (27/4/2025).
Bupati Wakatobi, Haliana, juga menyampaikan kabar tersebut dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal Akbar masyarakat Wakatobi di Kota Baubau, Minggu (4/5/2025). Dalam kesempatan itu, ia meminta dukungan dari warga Wakatobi yang berada di Baubau.
“Alhamdulillah, saat HUT Sultra di Kolaka kemarin, saya tanpa henti menyampaikan kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur bahwa kami siap menjadi tuan rumah tahun 2026.
“Alhamdulillah, pada saat penutupan, kami semua termasuk Ibu Hamsina Bolu, Bapak Yusran, dan Bapak Adios mendengar langsung pengumuman dari Wakil Gubernur bahwa Wakatobi ditunjuk menjadi tuan rumah HUT Sultra tahun 2026,” ujar Haliana.
Menurut Haliana, Pemerintah Kabupaten Wakatobi kini tengah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya adalah menyediakan ruang pameran yang representatif, termasuk melanjutkan proyek reklamasi di pelataran Pelabuhan Pangulubelo, yang kini menjadi pusat kuliner masyarakat.
“Selain itu, kami juga merencanakan pembangunan Masjid Raya untuk Pulau Wangi-wangi, yang akan menjadi Masjid Raya Kabupaten Wakatobi. Lahan yang kami siapkan berukuran 150×100 meter, ditambah dengan area masjid sekitar 50–60×70 meter. Wangi-wangi, Alhamdulillah, sudah siap untuk itu,” jelasnya.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) itu menambahkan, kawasan Marina di Togo Mowondu insyaallah akan kembali dibuka pada Juli 2025.
Serah terima penuh dari Kementerian dan pihak pengembang juga akan dilakukan agar bisa dibuka untuk umum. Hal yang sama berlaku untuk kawasan Sombu Dive, puncak Toliamba, serta Alun-alun Merdeka yang kini ramai dinikmati masyarakat.
“Harapan saya, pembangunan juga kita dorong ke wilayah Wangiwangi Selatan, khususnya Pangulubelo, yang akan menjadi ruang publik sekaligus lokasi Masjid Raya. Untuk tahun 2027, kami sudah menyusun Detail Engineering Design (DED) dan Master Plan pasar modern di Pasar Sentral Mandati. Ini adalah bagian dari upaya memperkuat wajah kota Wakatobi sebagai daerah yang siap menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN),” pungkas Haliana (redaksi)
