KENDARI – Keberadaan tower crane yang melintang di atas jalan raya di lokasi proyek pembangunan Landmark Mandiri menuai sorotan warga Kota Kendari, Senin (23/2/2026).
Proyek yang berada di Jalan Drs. H. Abdullah Silondae, Kecamatan Mandonga, itu dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, alat berat tersebut beroperasi tepat di atas jalur lalu lintas yang aktif dilalui kendaraan tanpa sistem pengamanan yang terlihat memadai.
Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap potensi risiko kecelakaan, terutama jika terjadi kelalaian teknis atau gangguan operasional saat aktivitas proyek berlangsung. Selain membahayakan pengendara, kondisi ini juga dikhawatirkan mengancam pejalan kaki yang melintas di sekitar lokasi.
Masyarakat pun meminta pihak pengembang dan instansi terkait segera melakukan evaluasi serta memastikan standar keselamatan kerja dan keselamatan publik benar-benar diterapkan. Pengawasan dari otoritas teknis dianggap penting guna mencegah potensi insiden yang dapat merugikan banyak pihak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola proyek terkait sistem pengamanan tower crane yang beroperasi di atas badan jalan tersebut.
