KENDARI — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait terjadinya penumpukan sampah di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) dalam beberapa hari terakhir. Pemkot menegaskan, kondisi tersebut bukan terjadi karena unsur kesengajaan, melainkan dipicu sejumlah kendala teknis di lapangan.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, menjelaskan bahwa salah satu faktor utama yang memengaruhi keterlambatan pengangkutan sampah adalah proses peralihan kewenangan pengelolaan kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) ke pihak kecamatan. Transisi struktur kerja ini membuat petugas teknis masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
“Peralihan tanggung jawab dari DLHK ke kecamatan tentu membutuhkan adaptasi. Petugas di lapangan masih melakukan penyesuaian pola kerja dan sistem pengangkutan,” ujar Sahuriyanto.
Selain faktor struktural, Pemkot juga mengungkapkan adanya keterbatasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) pada awal tahun anggaran. Proses administrasi penyediaan BBM yang belum sepenuhnya rampung berdampak pada operasional sebagian armada pengangkut sampah.
“Ketersediaan BBM belum sepenuhnya terpenuhi karena masih dalam proses peralihan dan penyesuaian awal tahun. Ini menjadi salah satu kendala teknis yang sedang kami selesaikan bersama OPD terkait,” katanya.
Di sisi lain, momentum libur Tahun Baru turut memperbesar volume sampah yang tidak terangkut tepat waktu. Sejumlah petugas kebersihan yang sedang memasuki masa libur menyebabkan kapasitas operasional tidak berjalan optimal.
“Sebagian petugas juga menikmati libur Tahun Baru, sehingga terjadi keterbatasan tenaga di lapangan dan penumpukan sampah sempat tidak terhindarkan,” jelasnya.
Pemkot Kendari memastikan bahwa langkah percepatan telah dilakukan, mulai dari penyesuaian jadwal kerja, pemenuhan kebutuhan BBM, hingga koordinasi lintas OPD. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan sembari menunggu proses normalisasi layanan.**
