BOMBANA ,KABENGGA.ID. — Musyawarah Kabupaten (MUKAB) III Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bombana Tahun 2026 menghasilkan keputusan tegas. Roysman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bombana periode kepengurusan 2026, setelah menjadi satu-satunya calon yang memenuhi persyaratan pencalonan sesuai ketentuan organisasi.

Musyawarah tersebut digelar pada 8 September 2026 di Gedung Tanduali, Kabupaten Bombana, mulai sekitar pukul 10.00 Wita. Forum organisasi pengusaha itu menjadi momentum konsolidasi sekaligus penataan kembali kepengurusan Kadin Bombana untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi Kadin Sultra, M. Syawal Rigay, ST, mengatakan proses pemilihan berlangsung sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin. Menurutnya, Roysman dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan akhirnya ditetapkan sebagai ketua terpilih melalui mekanisme aklamasi.

“Calon yang mencalonkan diri hanya satu dan telah memenuhi persyaratan, termasuk ketentuan keanggotaan serta aturan organisasi. Karena itu, Saudara Roisman terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bombana Tahun 2026,” ujar Syawal dalam keterangannya.

Pelaksanaan Mukab III tersebut turut dihadiri jajaran Kadin Provinsi Sulawesi Tenggara. Di antaranya Koordinator Bidang Organisasi dan Hukum, Supriyadi, SH, MH, M. Syawal Rigay selaku Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, serta Direktur Eksekutif Kadin Sultra, Budi Amin. Kehadiran jajaran Kadin Sultra menjadi bagian dari pendampingan dan penguatan konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten.

Dari unsur pemerintah daerah, kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani, yang hadir mewakili Bupati karena berhalangan. Wakil Bupati turut didampingi Ketua DPRD Bombana Iskandar serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat terkait di Kabupaten Bombana.

Ketua Panitia Pelaksana Mukab III Kadin Bombana Tahun 2026, Asrin Sarewo, menjadi bagian penting dalam pelaksanaan agenda organisasi tersebut. Rangkaian musyawarah berlangsung dalam suasana meriah dan dinilai berjalan sukses, sekaligus menandai lahirnya kepemimpinan baru Kadin Bombana di bawah Roysman.

Terpilihnya Roysman secara aklamasi kini menempatkan Kadin Bombana pada fase baru. Tantangannya bukan sekadar menjalankan roda organisasi, tetapi memastikan Kadin mampu menjadi jembatan strategis antara pelaku usaha dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong iklim investasi, penguatan pelaku usaha lokal, serta pertumbuhan ekonomi Bombana yang lebih inklusif.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *