Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, disebut masih menjaga hubungan baik dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Hal ini menarik perhatian, mengingat relasi Anies dan Partai Demokrat sempat memanas akibat dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Seperti diketahui, keputusan Anies untuk maju bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, sempat memicu keretakan dengan Demokrat. Namun, situasi tersebut tampaknya tak berlarut-larut.

“Ya, mungkin sempat ada salah paham, tapi hubungan baik tetap terjaga,” ujar Usamah Abdul Aziz saat dihubungi, Selasa malam.

Bukti kedekatan itu terlihat saat Anies menghadiri acara halalbihalal Idul Fitri 1447 Hijriah di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2026). Kehadiran Anies dalam momen tersebut mempertegas bahwa komunikasi di antara mereka masih terjalin hangat.

Dalam kesempatan itu, Anies juga bertemu dengan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Yenny Wahid, putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, serta Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

“Ya biasalah bertamu. Di sana juga ada Mbak Yenny Wahid, ada Pak Dasco,” kata Usamah.

Ia menegaskan, kunjungan Anies ke Puri Cikeas bukanlah hal yang luar biasa. Tradisi silaturahmi di momen Lebaran menjadi ruang cair bagi para tokoh untuk tetap menjaga hubungan, terlepas dari perbedaan sikap politik.

“Mas Anies juga bersilaturahmi ke Pak Jusuf Kalla. Ke para senior, beliau tetap hadir,” tambahnya.

Sebelumnya, Anies dan AHY sempat digadang-gadang berpasangan sebagai calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024. Wacana itu menguat saat Partai Demokrat, Partai NasDem, dan PKS membentuk Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Namun, arah politik berubah ketika Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memutuskan menjalin kesepakatan dengan PKB untuk mengusung duet Anies–Muhaimin. Langkah ini sempat memicu kekecewaan Demokrat.

Pada akhirnya, Partai Demokrat memilih bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Meski sempat bersitegang, dinamika tersebut kini tampak mencair. Politik boleh berbeda jalan, namun silaturahmi tetap menemukan jalannya sendiri.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *