KENDARI, KABENGGA.ID – Suasana pagi di BTN Zalika, Lorong Syeh Alwi, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, mendadak berubah geger setelah seorang pria berinisial IS (50) ditemukan meninggal dunia di samping rumah warga, Sabtu (6/6/2026).
Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 Wita oleh seorang warga, Sitti Hamira (42), yang saat itu sedang menyapu halaman rumahnya. Ia mengaku terkejut ketika melihat sepasang kaki tergeletak di area samping rumah tetangga.
Karena merasa curiga, saksi kemudian memanggil anak korban untuk memastikan identitas pria tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, pria yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa itu diketahui merupakan IS, warga setempat yang sejak malam sebelumnya dilaporkan belum kembali ke rumah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 21.00 Wita. Hingga larut malam, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga.
Anak korban bahkan sempat menyampaikan keresahannya kepada warga sekitar. Mengingat korban memiliki riwayat penyakit gagal ginjal, warga saat itu menyarankan agar dilakukan pencarian. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga korban akhirnya ditemukan keesokan paginya dalam keadaan meninggal dunia.
Menerima laporan warga, aparat kepolisian segera mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim identifikasi yang melakukan pemeriksaan awal menemukan adanya busa yang keluar dari mulut korban.
Meski demikian, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Temuan tersebut membuat penyebab kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Jenazah kemudian dievakuasi dari lokasi penemuan dan dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga meminta agar dilakukan visum guna membantu proses penyelidikan, namun memilih menolak autopsi terhadap jenazah korban.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian IS. Sejumlah keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis menjadi bagian dari proses penyelidikan yang tengah berlangsung.
Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar yang mengenal korban sebagai sosok yang selama ini diketahui tengah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi terkait penyebab kematian korban.**
