KOLAKA – Warga Kolaka, Sulawesi Tenggara, sempat dibuat cemas setelah seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Daeng Mahid (64) dilaporkan hilang secara misterius selama dua hari. Ia akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Jumat pagi (13/2/2026), setelah sebelumnya tak kembali ke rumah sejak Rabu petang.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (11/2) sekitar pukul 18.00 Wita. Daeng pamit kepada istrinya untuk buang air besar (BAB) di sungai belakang rumahnya di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga. Namun hingga dua jam berselang, ia tak kunjung kembali.

Keluarga yang mulai diliputi kekhawatiran segera melakukan pencarian secara mandiri. Malam itu, mereka menyisir area sekitar sungai dan lingkungan permukiman. Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Merasa situasi semakin mengkhawatirkan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian itu kepada aparat dan Tim SAR pada Kamis (12/2). Operasi pencarian pun dilakukan dengan melibatkan unsur SAR gabungan.

Namun, di tengah upaya pencarian itu, kabar melegakan datang lebih cepat dari dugaan.

Ditemukan Tak Sengaja di Rumah Kebun

Daeng ditemukan dalam kondisi selamat oleh seorang warga bernama Rustam di rumah kebun miliknya sendiri, Kamis (12/2) sekitar pukul 06.10 Wita. Lokasi rumah kebun tersebut berada sekitar satu kilometer dari sungai di belakang rumah korban.

Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif, menjelaskan bahwa penemuan itu terjadi secara tidak sengaja saat Rustam hendak menuju kebunnya.

“Ditemukan dalam keadaan selamat oleh seorang warga bernama Rustam. Korban mengaku telah berada di rumah kebun tersebut sejak Rabu malam,” ujar Dwi Arif kepada awak media, Jumat (13/2/2026).

Kepada Rustam, Daeng mengaku telah berada di rumah kebun tersebut sejak Rabu (11/2) sekitar pukul 20.00 Wita. Belum dijelaskan secara rinci alasan korban berada di lokasi tersebut tanpa memberi kabar kepada keluarga.

Operasi Pencarian Resmi Ditutup

Setelah ditemukan, Daeng langsung dipulangkan ke kediamannya untuk berkumpul kembali bersama keluarga. Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, operasi pencarian resmi dihentikan.

Pihak kepolisian memastikan situasi di wilayah tersebut dalam keadaan aman dan kondusif.

“Situasi di wilayah tersebut kembali aman dan kondusif,” tutup Dwi Arif.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap anggota keluarga lanjut usia, terutama saat beraktivitas di luar rumah, guna mencegah kepanikan dan risiko yang tidak diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *