Bombana – Kabengga.id ll Gelaran Bupati Bombana Cup I Road Race Championship 2025 menuai sorotan setelah seorang pembalap mengalami kecelakaan yang diduga terjadi akibat kelalaian panitia dalam menyiapkan standar keselamatan. Lomba berhadiah ratusan juta rupiah itu berlangsung di Sirkuit Non-Permanen (NP) Eks MTQ, Kecamatan Kasipute, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu (29/11/2025).
Insiden terjadi saat pembalap Muh. Fadil Audat, atau yang akrab disapa Bocil, keluar jalur usai tersenggol rider lain. Tanpa adanya barikade pengaman, ia langsung menghantam tiang gerbang yang berdiri tepat di sisi lintasan. Sepeda motornya ringsek, sementara Bocil terkapar sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Tadoala Bombana.

Ketua Forum Pemuda Pemerhati Bakat dan Olahraga Sultra (FPPBOS), Eko Ramadan, menyebut kecelakaan ini sebagai bukti kelalaian panitia. Menurutnya, di balik kemeriahan acara dengan hadiah fantastis, justru aspek paling krusial—keselamatan atlet—diabaikan.
“Hadiahnya besar, tapi keamanan atlet kecil. Setiap titik rawan seharusnya dipasangi barikade, minimal ban atau karung. Ini soal nyawa. Panitia jelas lalai,” tegasnya, Minggu (30/11).
Eko mengatakan dirinya telah menyaksikan video detik-detik Bocil kehilangan kendali. Ia meyakini, insiden itu bisa dihindari bila standar keselamatan dipenuhi sejak awal.
“Kasihan atlet kalau sampai cedera parah. Masa depannya yang dipertaruhkan. Dan ini murni karena minimnya antisipasi dari penyelenggara,” ujarnya.
Ia juga menyoroti ironi lain: kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-22 Bombana mampu menyediakan hadiah besar, namun justru pelit terhadap pengaman lintasan. Ia mempertanyakan prioritas panitia yang tampak lebih menonjolkan kemeriahan hadiah ketimbang keselamatan peserta.
Sementara itu, salah satu panitia, Anto Kojo, membenarkan bahwa korban sempat menjalani perawatan di RSUD Tanduale Bombana.(redaksi).
