KONAWE ,KABENGGA.ID. – Kabar membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari. Salah satu kader terbaiknya, Yayu Kismalarahayu, berhasil meraih Juara Harapan II pada Cabang Dekorasi Putri dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan di Kabupaten Konawe.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang dilakukan UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari mampu melahirkan mahasiswa berprestasi dan berdaya saing di tingkat provinsi.
Keberhasilan ini diraih setelah melalui proses persiapan yang matang. Dengan latihan yang intensif serta bimbingan dari para pembina, Yayu mampu menampilkan karya dekorasi yang memadukan keindahan seni kaligrafi dengan nilai-nilai estetika Islam. Di tengah persaingan yang diikuti peserta terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara, ia berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga meraih Juara Harapan II.
Saat dikonfirmasi, Yayu Kismalarahayu mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu tidak lepas dari doa, dukungan orang tua, para pembina, serta keluarga besar UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari yang terus memberikan motivasi selama proses persiapan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil ini. Juara Harapan II ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk keluarga besar UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari. Semoga ke depan kami dapat terus mengukir prestasi dan membawa nama baik kampus ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Yayu.
Ia juga berharap prestasi yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi kader-kader UKM lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan tidak ragu mengikuti berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Prestasi yang diraih Yayu Kismalarahayu menjadi kebanggaan bagi UKM Lembaga Kaligrafi Al Qalam IAIN Kendari sekaligus membuktikan bahwa mahasiswa IAIN Kendari mampu berkontribusi dalam mengembangkan seni kaligrafi Al-Qur’an di tingkat provinsi. Diharapkan, capaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk terus berkarya, berprestasi, serta mengembangkan syiar Al-Qur’an melalui seni kaligrafi.(redaksi).
