KONAWE UTARA,KQBENGGA.ID. – Situasi aksi demonstrasi di Desa Lameruru, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (2/10/2026), memanas. Dua unit kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan setelah dihantam alat berat jenis ekskavator.

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang kemudian beredar melalui media sosial, termasuk Facebook dan WhatsApp. Dalam rekaman yang diterima awak media, terlihat alat berat mengarahkan bucket ke dua kendaraan berwarna putih yang berada di lokasi kejadian.

Dua kendaraan yang tampak dalam video tersebut masing-masing berupa satu unit pick up dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport. Keduanya terlihat mengalami kerusakan setelah terkena hantaman alat berat.

Rekaman itu juga memperlihatkan kepanikan warga di sekitar lokasi. Salah seorang warga yang merekam kejadian bahkan terdengar menyampaikan kekhawatirannya terhadap situasi yang dinilai semakin memanas.

“Tidak bisa begini ini, nda bisa ditahan mereka ini. Bisa perang ini, Komandan, kalau begini. Masyarakat ini, Komandan, orang kampung.”

Namun, penyebab pasti hingga terjadinya perusakan dua kendaraan tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Informasi yang berkembang di lapangan menyebut peristiwa itu diduga berkaitan dengan aksi demonstrasi dan pemalangan jalan hauling yang disebut sebagai akses operasional PT Anugerah Sakti Konstruksi Utama (PT Askon) di wilayah Lameruru.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut, aksi tersebut berkaitan dengan persoalan di sekitar aktivitas PT Askon. “Demo di PT Askon Lameruru, mobil warga dirusak,” ujarnya.

Pernyataan tersebut masih merupakan keterangan warga dan belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan. Terlebih, konteks lengkap sebelum dan sesudah kejadian dalam video yang beredar belum diketahui secara utuh.

Peristiwa ini menyisakan sejumlah pertanyaan penting yang perlu dijawab secara terbuka: apa yang menjadi pemicu aksi, siapa yang mengoperasikan alat berat, dalam konteks apa kendaraan tersebut dihantam, serta apakah terdapat tindakan atau perintah tertentu sebelum kerusakan terjadi?

Konfirmasi dari pihak-pihak terkait menjadi penting untuk memastikan duduk perkara secara utuh, termasuk dari kepolisian, pihak perusahaan, peserta aksi, pemilik kendaraan, serta pihak lain yang berada di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak berwajib dan pihak terkait mengenai kronologi kejadian, status penanganan perkara, serta kemungkinan adanya laporan atau tindakan hukum atas kerusakan dua kendaraan tersebut.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan rekaman video yang beredar dan keterangan awal warga. Media masih melakukan verifikasi serta konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Setiap pihak yang disebut atau berkaitan dengan peristiwa ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan informasi pembanding sesuai prinsip keberimbangan dan praduga tak bersalah.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *