Kendari – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Dinas Perhubungan meluncurkan lima inovasi layanan publik berbasis digital yang terintegrasi guna meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra Muhammad Fadlansyah saat dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan pemanfaatan teknologi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah (pemda) dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Inovasi bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, tetapi merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar pelayanan semakin cepat, mudah, transparan, efektif, dan memberikan kepastian bagi masyarakat serta para pelaku usaha,” kata Fadlansyah.

Ia menjelaskan seluruh inovasi tersebut dirancang untuk menyederhanakan rantai birokrasi dan disatukan dalam satu platform terpadu bernama DIGITRANS.

“Masyarakat maupun mitra kerja dapat mengakses layanan tersebut secara mandiri melalui laman resmi digitrans.sultraprov.go.id menggunakan komputer maupun ponsel pintar,” ujarnya.

Fadlansyah mengungkapkan  lima layanan digital yang disiapkan meliputi Sistem Informasi Pelayanan Sewa Lahan atau Bangunan (SILABANG), Sistem Informasi Rekanan Langsung (SIRAL), E-Retribusi Pelabuhan, Sistem Informasi Pelayanan Operator Kapal (SIP-OK), serta E-Retribusi Parkir.

“Setiap sistem juga dilengkapi panduan penggunaan serta tampilan responsif untuk mempermudah transaksi pembayaran retribusi hingga pengurusan dokumen perizinan,” jelas Fadlansyah.

Fadlansyah menambahkan keberhasilan penerapan teknologi digital tidak hanya ditentukan oleh keandalan sistem yang dibangun, tetapi juga konsistensi penggunaan dan pemeliharaan sarana secara berkelanjutan oleh seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga mengajak seluruh jajaran aparatur Pemprov Sultra, instansi mitra, dan elemen masyarakat, untuk memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.

“Langkah digitalisasi di sektor perhubungan ini diharapkan mampu berkembang menjadi budaya kerja baru di lingkungan pemerintahan yang lebih modern, responsif, dan terpercaya demi mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Sultra,” ucapnya. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *