KONAWE,KABENGGA.ID.(6 November 2026). — Sejumlah pekerja yang diketahui pulang dari area PT PBB menjadi perhatian setelah ditemukan oleh petugas patroli SCM saat berjalan kaki. Peristiwa tersebut diduga menjadi awal munculnya persoalan terkait kelengkapan persyaratan administrasi dan kesehatan pekerja di lingkungan perusahaan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, saat dilakukan pemeriksaan, sejumlah pekerja diketahui belum mengikuti proses induksi dan belum memiliki kartu identitas (ID Card) sebagai salah satu persyaratan untuk memasuki area kerja.

Akibat kondisi tersebut, para pekerja yang belum memenuhi persyaratan kemudian dipulangkan oleh pihak SCM. Bahkan, pekerja asing yang tidak memiliki ID Card juga disebut turut diminta meninggalkan area perusahaan.

Selain persoalan administrasi, kelengkapan pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) turut menjadi perhatian. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa masih terdapat pekerja dengan hasil MCU yang belum lengkap sehingga diminta kembali untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Di tengah penerapan aturan tersebut, PT SBR dan PT APS turut menjadi sorotan. Kedua perusahaan itu disebut masih memberikan akses masuk kepada karyawan meskipun terdapat dugaan bahwa kelengkapan hasil MCU sebagian pekerja belum terpenuhi.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan standar keselamatan, kesehatan kerja, serta persyaratan administrasi bagi seluruh pekerja maupun perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.

Selain itu, PT SBR dan PT APS juga disebut sebelumnya kurang merespons komunikasi yang disampaikan oleh pihak company media. Hal ini diharapkan dapat menjadi perhatian agar komunikasi dan koordinasi antara perusahaan dengan media dapat berjalan lebih terbuka.

Hingga berita ini disusun, informasi tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak SCM, PT PBB, PT SBR, dan PT APS. Klarifikasi dari seluruh pihak terkait diperlukan guna memastikan kronologi kejadian serta memperoleh pemberitaan yang berimbang.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.(Redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *