Kendari, Kabengga.id. 30 Oktober 2026 – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat UHO, Jumat (30/10/2026), sejak pukul 09.20 WITA. Massa mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran penelitian tahun 2025 di lingkungan FISIP UHO.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Mahasiswa FISIP UHO, Reza, memaparkan kronologi dugaan penyimpangan tersebut. Menurutnya, pada tahun 2025 FISIP UHO menyelenggarakan program penelitian bagi mahasiswa dengan pagu anggaran sebesar Rp50.000.000. Program tersebut dijalankan oleh mahasiswa secara berkelompok, dan masing-masing kelompok seharusnya menerima alokasi anggaran sesuai ketentuan.
“Namun berdasarkan dugaan kami, anggaran tersebut tidak tersalurkan secara menyeluruh. Hal ini berimbas pada tidak lancarnya proses pelaksanaan penelitian yang seharusnya berjalan sesuai perencanaan,” ujar Reza di hadapan massa aksi.
Reza menyoroti peran Dekan FISIP UHO sebagai pimpinan yang memiliki kewenangan dan otoritas untuk mengatur, menjalankan, serta mengawasi setiap program kegiatan, termasuk program penelitian tahun 2025 yang mengelola anggaran tersebut. Berdasarkan dugaan kuat, dari total anggaran Rp50.000.000, hanya sekitar Rp15.000.000 yang disalurkan.
“Kami menduga kuat terjadi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran penelitian sebesar Rp50.000.000 tersebut, sementara yang tersalurkan hanya Rp15.000.000,” tegasnya.
Berdasarkan kronologi dugaan kasus tersebut, Aliansi Mahasiswa FISIP UHO mendesak Rektor UHO untuk mengambil langkah investigasi dan evaluasi terhadap Dekan FISIP UHO. Adapun tuntutan yang disampaikan massa aksi meliputi:
- Mendesak Rektor UHO melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dana penelitian internal FISIP UHO Tahun Anggaran 2025 yang diduga terindikasi tindak pidana korupsi.
- Mendesak Rektor UHO segera melakukan investigasi dan evaluasi terhadap Dekan FISIP UHO yang diduga melakukan tindak pidana korupsi pada program penelitian mahasiswa tahun 2025.
- Mendesak Rektor UHO segera memberikan sanksi tegas kepada Dekan FISIP UHO yang dinilai lalai dalam memimpin dan mengelola fakultas serta mencederai nama besar Universitas Halu Oleo.
Usai aksi, Reza dalam wawancara dengan Mediasekawan Nusantara menyampaikan bahwa perwakilan massa aksi telah bertemu langsung dengan Rektor UHO di Gedung Rektorat dan menyampaikan tuntutan tersebut.
“Tadi kami sudah bertemu langsung Rektor UHO di Gedung Rektorat dan menyampaikan tuntutan aksi kami kepada beliau. Poin yang disampaikan Rektor adalah beliau akan menindaklanjuti tuntutan teman-teman dalam tenggat waktu satu minggu,” ungkap Reza.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih berada di sekitar Gedung Rektorat UHO. Mediasekawan Nusantara akan terus memantau perkembangan tindak lanjut atas tuntutan mahasiswa tersebut.
Redaksi :
