KENDARI, KABENGGA.ID. – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca pada Jumat (15/5/2026) pukul 10.40 WITA. Sejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Dalam keterangannya, BMKG memprakirakan kondisi cuaca ekstrem tersebut mulai terjadi sekitar pukul 11.10 WITA dan berpotensi melanda beberapa daerah di Sulawesi Tenggara.
Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Kabupaten Konawe, Kabupaten Muna, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Utara, hingga Kabupaten Muna Barat.
Di Kabupaten Konawe, hujan lebat berpotensi terjadi di Kecamatan Soropia. Sementara di Kabupaten Muna diperkirakan melanda Kecamatan Maligano dan Batukara. Untuk wilayah Konawe Selatan, cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Kecamatan Lainea, Kolono, Moramo dan Laonti.
BMKG juga mencatat potensi hujan disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Konawe Utara, tepatnya di Kecamatan Langgikima, Lasolo Kepulauan dan Landawe.
Selain wilayah tersebut, cuaca buruk diperkirakan dapat meluas ke sejumlah daerah lain seperti Kota Kendari, Kabupaten Buton, Buton Utara, Konawe Kepulauan hingga beberapa kecamatan di Kabupaten Muna Barat.
Khusus di Kota Kendari, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Mandonga, Kendari, Baruga, Poasia, Kendari Barat, Abeli, Wua-wua, Kadia, Puuwatu, Kambu dan Nambo.
BMKG Sulawesi Tenggara mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, pohon tumbang, hingga sambaran petir.
“Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 13.10 WITA,” tulis BMKG Sultra dalam keterangan resminya.
Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan, diharapkan tetap berhati-hati dan terus memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.(redaksi).
