Kendari – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari mengerahkan empat armada untuk memadamkan kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah di Lorong PDAM, Kelurahan Anggilowu, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6)
Kepala Seksi Kerja Sama dan Publikasi Dinas Damkarmat Kota Kendari Martoyo Awaluddin dihubungi di Kendari, mengatakan empat armada yang diterjunkan ke lokasi kejadian terdiri atas tiga mobil pemadam (Unit 011, 013, dan 015) serta satu mobil rescue.
Pihaknya menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Tika pada pukul 10.17 Wita. Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, personel mako damkar bergerak cepat menuju lokasi berjarak sekitar 2,2 kilometer untuk melakukan pemadaman api.
Ia menyebutkan berkat respons cepat, petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP) dalam waktu lima menit, yakni pukul 10.22 Wita.
Setibanya di lokasi, kobaran api didapati telah menghanguskan bangunan utama, sehingga petugas segera melakukan lokalisasi area untuk mengantisipasi rambatan api ke hunian lain di sekitarnya.
Dijelaskan berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali muncul dari arah pintu samping rumah milik warga bernama Irwanto. Oleh karena struktur bangunan di kawasan tersebut sebagian besar bersifat semi permanen, amukan “si jago merah” dengan cepat merembet dan melahap rumah di sebelahnya yang dihuni keluarga Akmal Sinar.
Rumah pertama dihuni keluarga Irwanto terdiri atas lima jiwa, sedangkan rumah kedua ditempati keluarga Akmal Sinar dengan jumlah empat jiwa.
Dalam proses penjinakan api, personel Damkarmat Kendari dibantu relawan pemadam kebakaran (redkar) dari Perserikatan Driver Kendari Tower (PDKT).
Berkat kerja sama taktis di lapangan, api berhasil dikuasai sepenuhnya dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga dinyatakan selesai pada pukul 10.50 Wita.
Dikatakan meski tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material cukup besar. Selain menghanguskan dua rumah, api juga melahap satu mobil pikap, tiga sepeda motor, serta tiga mesin mobil.
Total kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan Rp350 juta, sedangkan penyebab pasti kebakaran hingga saat ini belum diketahui karena masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Dinas Damkarmat Kota Kendari merekomendasikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran, salah satunya dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah dan tempat usaha (redaksi)
