Ulusawa, 20 September 2026 —Persoalan pendidikan kembali menjadi perhatian masyarakat Desa Lingkar Tambang. PPLL mendesak PT GMS untuk segera memberikan kepastian dan merealisasikan bantuan beasiswa pendidikan yang diperuntukkan bagi Mahasiswa di desa lingkar tambang.
Bantuan pendidikan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan bukan semata-mata persoalan bantuan sosial, tetapi merupakan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia dan memperkuat hubungan sosial antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Masyarakat, khususnya para pelajar dan mahasiswa, membutuhkan kepastian. Jangan sampai harapan untuk mendapatkan dukungan pendidikan hanya berhenti pada pembicaraan tanpa realisasi yang jelas.
PENDIDIKAN MASYARAKAT BUKAN JANJI YANG BOLEH DITUNDA
Keberadaan aktivitas pertambangan di suatu wilayah membawa konsekuensi sosial yang harus direspons secara bertanggung jawab oleh seluruh pihak. Masyarakat Desa Lingkar Tambang memiliki hak untuk memperoleh informasi yang jelas mengenai program sosial dan pendidikan yang ditujukan kepada mereka.
Karena itu, Pemuda Peduli Lingkungan Laonti (PPLL) meminta PT GMS membuka informasi secara transparan mengenai program beasiswa, mulai dari mekanisme pengajuan, kriteria penerima, hingga jadwal realisasi.
Ketidakjelasan mengenai program tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan dan keresahan di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, perusahaan perlu memberikan penjelasan resmi dan memastikan program yang telah direncanakan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang menjadi sasaran.
PERNYATAAN SIKAP
Atas persoalan tersebut, Pemuda Peduli Lingkungan Laonti menyatakan sikap:
Mendesak PT GMS segera merealisasikan bantuan beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa dari Desa Lingkar Tambang sesuai dengan komitmen dan program yang telah disampaikan kepada masyarakat.
Mendesak PT GMS memberikan kepastian waktu dan jadwal penyaluran beasiswa agar masyarakat tidak terus berada dalam ketidakjelasan.
Mendorong transparansi dalam mekanisme penyaluran beasiswa, termasuk kriteria, persyaratan, dan kepastian Waktu Perealisasian.
Meminta adanya ruang komunikasi dan pelibatan masyarakat serta Mahasiswa dalam pembahasan dan pengawasan pelaksanaan program pendidikan.
Mendesak PT GMS menjadikan pendidikan masyarakat lingkar tambang sebagai prioritas program sosial berkelanjutan, bukan sekadar program yang bersifat sementara.
KETUA PPLL: “MASYARAKAT MEMBUTUHKAN REALISASI, BUKAN SEKADAR JANJI”
Ketua PPLL, (Isnan Adiatman), menegaskan bahwa persoalan beasiswa pendidikan harus segera mendapatkan kepastian dari PT GMS.
“Kami meminta PT GMS segera memberikan kepastian dan merealisasikan bantuan beasiswa pendidikan bagi masyarakat Desa Lingkar Tambang. Pendidikan menyangkut masa depan generasi muda. Karena itu, masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai kapan program tersebut direalisasikan, siapa penerimanya, bagaimana mekanismenya, dan berapa bentuk bantuan yang diberikan.”
Ia juga menegaskan bahwa tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan.
“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti pada janji atau pembicaraan semata. Kami ingin ada tindakan nyata. Jika memang program beasiswa tersebut diperuntukkan bagi masyarakat lingkar tambang, maka kami mendesak agar segera direalisasikan secara transparan dan tepat sasaran.”
Menurutnya, komunikasi terbuka antara perusahaan dan masyarakat sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai program bantuan pendidikan.
“Kami membuka ruang dialog dengan PT GMS. Namun, dialog harus menghasilkan kepastian dan langkah konkret. Masyarakat berhak mengetahui bagaimana program ini dijalankan dan kapan manfaatnya dapat dirasakan oleh pelajar dan mahasiswa.”
JANGAN BIARKAN HARAPAN PENDIDIKAN MASYARAKAT TERGANTUNG PADA JANJI
Pemuda Peduli Lingkungan Laonti (PPLL), menegaskan bahwa perjuangan atas akses pendidikan merupakan bagian dari kepentingan masyarakat luas. Dukungan terhadap pendidikan akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas generasi muda di wilayah lingkar tambang.
Karena itu, PT GMS diharapkan segera merespons tuntutan masyarakat dengan langkah konkret dan komunikasi yang terbuka.
Masyarakat membutuhkan kepastian.
Pelajar dan mahasiswa membutuhkan dukungan.
Dan program pendidikan membutuhkan realisasi.
PT GMS, segera realisasikan beasiswa pendidikan Desa Lingkar Tambang!
(Pemuda Peduli Lingkungan Laonti)
(Isnan Adiatman)
