KENDARI, KABEGGA. ID. (13 September 2026). – Eksekutif Komisariat Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK LMND) Universitas Halu Oleo (UHO) resmi melaksanakan pelantikan kepengurusan periode 2026–2027 pada tanggal 13 september 2026 dengan mengusung tema “Meneguhkan Kepemimpinan Baru EK LMND UHO sebagai Wadah Pendidikan dan Penguatan Kaderisasi yang Adaptif terhadap Perkembangan Zaman untuk Mewujudkan Kedaulatan Bangsa.”
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru EK LMND UHO untuk memperkuat kembali peran organisasi sebagai ruang pendidikan, pengembangan intelektual, serta penguatan kaderisasi mahasiswa yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman.
Ketua Komisariat UHO, Raja Saputra, menyampaikan bahwa kepengurusan baru tidak boleh hanya bertumpu pada satu atau dua orang dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada kemampuan seluruh pengurus dan kader untuk membangun kerja kolektif dalam menjalankan setiap agenda organisasi.
“Saya mengharapkan kepengurusan periode 2026–2027 dapat membangun kerja kolektif. Organisasi ini bukan milik individu atau kelompok tertentu, tetapi menjadi rumah bersama bagi seluruh kader. Karena itu, setiap persoalan dan setiap program harus kita hadapi serta kerjakan secara bersama-sama,” ujar Raja Saputra.
Raja menambahkan, kerja kolektif harus dibangun melalui komunikasi, koordinasi, dan pembagian tanggung jawab yang jelas. Dengan demikian, setiap kader dapat mengambil peran sesuai dengan kapasitasnya sekaligus memiliki ruang untuk belajar dan berkembang di dalam organisasi.
Ia juga menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menghidupkan kembali ruang-ruang pendidikan dan diskusi di lingkungan kampus. Menurutnya, kaderisasi tidak boleh berhenti pada kegiatan formal, tetapi harus menjadi proses yang terus berjalan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual, keberanian menyampaikan gagasan, serta kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
Melalui kepemimpinan baru ini, EK LMND UHO diharapkan dapat menjadi wadah pendidikan dan kaderisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa kehilangan prinsip perjuangan dan nilai-nilai demokrasi.
“Kita ingin membangun organisasi yang kuat karena kerja bersama, bukan karena kekuatan individu. Kepengurusan ini harus mampu menciptakan ruang belajar, ruang berdiskusi, dan ruang untuk setiap kader mengembangkan dirinya. Dari sanalah kita berharap lahir kader-kader yang mampu berkontribusi bagi kampus, masyarakat, dan bangsa,” lanjut Raja.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, EK LMND UHO diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas kontribusi organisasi dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.
Momentum pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal untuk membangun gerakan yang lebih progresif, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman. EK LMND UHO harus mampu menjadi ruang pendidikan dan kaderisasi yang melahirkan generasi mahasiswa yang kritis, berintegritas, serta memiliki komitmen untuk turut mewujudkan kedaulatan bangsa.(redaksi)
