KENDARI,KABENGGA.ID. – Memasuki hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Kamis (13/8/2026), semangat ratusan mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) tetap terlihat tinggi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Bertempat di Aula Fakultas Hukum UHO, kegiatan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA dengan menghadirkan materi yang menjadi bekal utama mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik selama menempuh pendidikan di bangku perguruan tinggi.

Kegiatan hari ketiga dipandu oleh Ketua Jurusan Ilmu Hukum, Nur Intan, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Jurusan, Asri Sarif, S.H., M.H. Keduanya menyampaikan materi bertajuk “Alur Akademik Program Studi Ilmu Hukum”, sebuah materi fundamental yang dirancang agar mahasiswa baru memahami setiap tahapan akademik sejak memasuki semester pertama hingga menyelesaikan studi dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.).

Dalam pemaparannya, Nur Intan menjelaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh pemahaman terhadap sistem akademik yang berlaku di perguruan tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memahami seluruh mekanisme akademik sejak dini agar mampu merencanakan studinya secara baik, terarah, dan tepat waktu.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan kurikulum Program Studi Ilmu Hukum, sistem pembelajaran berbasis capaian pembelajaran, mekanisme pengambilan mata kuliah melalui Kartu Rencana Studi (KRS), pemanfaatan Kartu Hasil Studi (KHS) sebagai alat evaluasi akademik, sistem kredit semester (SKS), perhitungan Indeks Prestasi (IP) dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), peran Dosen Pembimbing Akademik (PA), hingga tahapan penyusunan skripsi, yudisium, dan wisuda.

Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan layanan akademik secara optimal, mematuhi kalender akademik, serta menjaga komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing dalam setiap proses perkuliahan. Selain itu, dijelaskan pula berbagai kegiatan penunjang akademik, seperti praktik peradilan (moot court), penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kegiatan kemahasiswaan yang menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi lulusan Fakultas Hukum.

Ketua Jurusan Ilmu Hukum, Nur Intan, S.H., M.H., menegaskan bahwa pemahaman terhadap alur akademik merupakan fondasi utama bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi secara efektif.

“Jangan hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi bangunlah proses belajar yang berkualitas. Kenali sistem akademik dengan baik, manfaatkan setiap kesempatan belajar, jaga integritas, dan disiplin dalam setiap tahapan perkuliahan. Mahasiswa yang memahami alur akademik akan lebih mudah merencanakan masa studinya hingga lulus tepat waktu,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas akademik sebagai identitas mahasiswa Fakultas Hukum. Menurutnya, kejujuran dalam mengerjakan tugas, menjauhi plagiarisme, menghargai karya ilmiah, serta membiasakan budaya membaca dan berdiskusi merupakan karakter yang harus dimiliki oleh setiap calon sarjana hukum.

Sementara itu, Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum, Asri Sarif, S.H., M.H., memberikan penjelasan teknis mengenai berbagai layanan akademik yang akan dihadapi mahasiswa selama masa studi. Ia menguraikan tata cara pengisian KRS, mekanisme konsultasi dengan dosen pembimbing akademik, evaluasi hasil belajar melalui KHS, hingga prosedur administrasi akademik lainnya yang perlu dipahami sejak awal.

Menurut Asri Sarif, pemahaman terhadap administrasi akademik akan membantu mahasiswa menghindari berbagai kendala selama menjalani perkuliahan.

“Mahasiswa harus aktif mencari informasi, mematuhi jadwal akademik, dan tidak menunda setiap kewajiban akademiknya. Kedisiplinan sejak semester pertama akan menjadi kebiasaan baik yang menentukan keberhasilan studi di masa mendatang,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Mahasiswa baru tampak antusias mengikuti setiap sesi, bahkan banyak yang memanfaatkan kesempatan diskusi untuk mengajukan pertanyaan mengenai sistem perkuliahan, pemilihan mata kuliah, perhitungan IPK, peran dosen pembimbing akademik, hingga persiapan penyusunan skripsi. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya semangat mahasiswa dalam memahami dunia akademik yang akan mereka jalani selama beberapa tahun ke depan.

Pelaksanaan materi ini bertujuan membekali mahasiswa baru dengan pengetahuan yang komprehensif mengenai sistem akademik Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo, sehingga mereka mampu menyusun rencana studi secara terarah, memanfaatkan seluruh layanan akademik dengan baik, meningkatkan prestasi belajar, serta menyelesaikan pendidikan secara tepat waktu dengan tetap menjunjung tinggi etika dan integritas akademik.

Menjelang pukul 12.00 WITA, kegiatan hari ketiga ditutup sesuai jadwal pelaksanaan PKKMB. Seluruh mahasiswa kemudian diarahkan meninggalkan lingkungan kampus dengan tertib sebagai bagian dari kedisiplinan yang terus ditanamkan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Dengan berakhirnya hari ketiga, mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo tidak hanya semakin memahami sistem akademik yang akan mereka tempuh, tetapi juga memperoleh bekal penting untuk membangun karakter sebagai insan akademik yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas. Bekal tersebut diharapkan menjadi pijakan awal dalam perjalanan mereka menuju lahirnya generasi Sarjana Hukum yang unggul, profesional, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi penegakan hukum dan pembangunan bangsa.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *