Kendari – Universitas Halu Oleo (UHO) melatih dan mendampingi masyarakat pesisir Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengubah buah kelapa menjadi virgin coconut oil (VCO) guna meningkatkan perekonomiannya.
Ketua Tim Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) KKN Tematik UHO Lili Darlian, saat ditemui di Kendari, Sultra, Senin, menjelaskan program ini berfokus pada penguatan kapasitas warga pesisir agar mampu memanfaatkan sumber daya alam daerah secara optimal dan berkelanjutan.
“Kegiatan ini diarahkan pada tiga capaian penting, yakni memperkuat kapasitas masyarakat pesisir, mengembangkan potensi lokal berbasis sumber daya alam, serta mendorong inovasi dan keberlanjutan usaha lokal,” kata Lili.
Ia menjelaskan Kelurahan Bungkutoko memiliki potensi komoditas kelapa yang melimpah. Melalui pelatihan ini, masyarakat didorong untuk tidak sekadar menjual bahan mentah, melainkan mengolahnya menjadi produk turunan bernilai ekonomi tinggi.
“Pelatihan yang dilaksanakan berbasis praktik langsung tersebut dirancang agar warga mudah memahami setiap tahapan pengolahan kelapa menjadi VCO.
Keterampilan teknis yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat pascakegiatan,” ujarnya.
Lili mengungkapkan
bahwa selain membekali aspek teknis produksi, program pengabdian ini juga bertujuan membangkitkan kesadaran warga terhadap peluang kewirausahaan berbasis potensi daerah
Pelaksanaan KKN Tematik UHO 2026 terus difokuskan pada pemanfaatan potensi dan penanganan masalah spesifik masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna,” ungkap Lili.
Melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, perguruan tinggi diharapkan hadir tidak hanya sebagai penyelenggara pelatihan, tetapi juga sebagai mitra berkelanjutan bagi masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi pesisir, sekaligus menjadikan VCO sebagai produk unggulan Kelurahan Bungkutoko.
Dalam pelaksanaan pendampingan tersebut, Lili didampingi tim akademisi UHO yang terdiri atas Nur Rayani, Wa Ode Fitriani Sari, dan Rachman (redaksi)
