KONAWE,KABENGGA ID. – Jangan menilai dari tampilan luar. Pepatah itu tampaknya tepat menggambarkan kiprah Kafilah Kabupaten Bombana pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe.
Sempat menjadi bahan perbincangan publik akibat penampilan mobil hias pada pawai ta’aruf yang dinilai sederhana dan jauh dari kemeriahan sejumlah daerah lain, Bombana justru membalas segala sorotan dengan prestasi di arena perlombaan.
Alih-alih larut dalam kritik, para peserta Bombana memilih berbicara melalui capaian. Hasilnya, mereka sukses membawa pulang empat gelar juara dan lima peringkat harapan dari berbagai cabang musabaqah, membuktikan bahwa kualitas tidak selalu diukur dari kemegahan penampilan saat seremoni pembukaan.
Sorotan terhadap mobil hias Bombana mencuat sejak pelaksanaan pawai ta’aruf yang menjadi rangkaian pembuka MTQ XXXI Sultra. Di media sosial, penampilan kafilah tersebut sempat dibandingkan dengan daerah lain yang menampilkan kendaraan hias lebih megah.
Namun, perhatian publik itu tidak sedikit pun mengganggu fokus para peserta. Mereka tetap konsisten menjalani seluruh tahapan perlombaan hingga berhasil menorehkan prestasi membanggakan.
Pada cabang lomba, Muhammad Raihan meraih Juara II Seni Baca Al-Qur’an Golongan Anak-anak Putra. Aulia Rahmayani menyabet Juara II Hafalan Al-Qur’an Golongan 30 Juz Putri. Sementara Deby Rafeyfa Asyla berhasil meraih Juara III Hafalan Al-Qur’an Golongan 5 Juz dan Tilawah Putri.
Prestasi juga dipersembahkan tim Fahm Al-Qur’an Beregu Putri yang diperkuat Ainun Zahra, Cahaya Sudirman, dan Ummul Fatimah Amin dengan meraih Juara II setelah bersaing ketat melawan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Tak hanya itu, Bombana juga mencatatkan sejumlah prestasi kategori harapan. Syamsul Bahri meraih Harapan II cabang Qira’at Al-Qur’an Murattal Dewasa Putra. Muh. Zulfikar memperoleh Harapan II cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Arab Putra. Miftahul Rizkiah Haling meraih Harapan I cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia Putri. Abdul Kadir menyabet Harapan I cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an Golongan Naskah Putra, sedangkan Asep Hikmatullah meraih Harapan II cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an Golongan Dekorasi Putra.
Secara keseluruhan, Kafilah Bombana mengoleksi tiga Juara II, satu Juara III, dua Harapan I, dan tiga Harapan II, menjadikannya salah satu daerah yang mampu menunjukkan daya saing di tengah ketatnya persaingan MTQ tingkat provinsi.
Capaian tersebut menjadi pesan bahwa keberhasilan sebuah kafilah tidak semata ditentukan oleh kemewahan atribut atau kemegahan kendaraan hias saat pawai pembukaan. Justru di arena musabaqah, Bombana membuktikan kualitas sesungguhnya melalui kemampuan para peserta.
Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat pembinaan generasi Qur’ani, sehingga pada penyelenggaraan MTQ mendatang Bombana tidak hanya menjadi perhatian saat pembukaan, tetapi juga semakin diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan utama di arena perlombaan.(redaksi).
