KONAWE SELATAN, KABENGGA.ID. — Aroma bisnis narkotika diduga kian mengakar hingga ke wilayah pedesaan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe Selatan bersama Tim Gabungan Operasi Pekat Anoa 2026 membongkar dugaan jaringan peredaran sabu dalam penggerebekan dramatis di Desa Anduna, Kecamatan Laeya, Senin (25/5/2026) malam.

Dalam operasi yang berlangsung sekitar pukul 23.30 WITA itu, aparat mengamankan seorang pria berinisial S (43) di kediamannya. Dari tangan terduga pelaku, polisi menemukan sabu dengan total berat mencapai sekitar 132 gram—jumlah yang dinilai cukup besar untuk ukuran peredaran di wilayah kabupaten.

Kasat Resnarkoba Polres Konawe Selatan, IPTU Herman Eka Purnama, mengungkapkan pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan itu.

“Setelah identitas target dipastikan, tim langsung bergerak melakukan penggerebekan di rumah terduga pelaku,” kata Herman, Selasa (26/5/2026).

Saat penggeledahan berlangsung, polisi menemukan lima sachet plastik bening berisi kristal yang diduga kuat sabu. Barang bukti itu terdiri dari dua paket besar masing-masing seberat 50,10 gram, satu paket 26,57 gram, satu paket 4,05 gram, dan satu sachet kecil seberat 0,25 gram.

Besarnya barang bukti memunculkan dugaan bahwa pelaku bukan sekadar pengguna, melainkan bagian dari mata rantai distribusi narkotika di Konawe Selatan. Aparat pun kini mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik peredaran tersebut.

Tak hanya sabu, polisi juga menyita timbangan digital, alat press plastik, alat isap, pirex kaca, telepon genggam, hingga sejumlah uang tunai yang diduga berasal dari transaksi haram narkotika.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi alarm serius bahwa peredaran narkoba diduga telah menyasar hingga ke pelosok desa. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan rusaknya generasi muda jika jaringan narkotika tidak segera diputus hingga ke akar.

Saat ini, terduga pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Konawe Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif dan pengembangan lebih lanjut terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *