JAKARTA — Bangsa Indonesia kehilangan salah satu tokoh penting di bidang pertahanan. Jenazah Juwono Sudarsono dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Minggu (29/3/2026) siang, dalam suasana khidmat dan penuh penghormatan.

Berdasarkan pantauan, prosesi pemakaman berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertindak sebagai inspektur upacara. Ia secara simbolis meletakkan karangan bunga atas nama bangsa, negara, dan TNI di pusara almarhum—sebuah penghormatan terakhir bagi sosok yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pertahanan Indonesia.

Juwono Sudarsono wafat pada Sabtu (28/3/2026) pukul 13.45 WIB di RSPI Pondok Indah. Kabar duka ini dikonfirmasi melalui pesan dari pihak keluarga yang diterima redaksi.

Semasa hidupnya, Juwono bukan sekadar pejabat negara. Ia adalah akademisi ulung sekaligus negarawan visioner yang memainkan peran penting dalam merumuskan arah kebijakan pertahanan Indonesia, khususnya pada masa transisi reformasi. Pemikirannya menjadi fondasi dalam membangun sistem pertahanan yang lebih modern, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan strategis nasional.

Kepergian Juwono Sudarsono meninggalkan jejak panjang pengabdian—sebuah warisan intelektual dan kebijakan yang akan terus menjadi rujukan dalam menjaga kedaulatan negara.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *