KONAWE — Gubernur Andi Sumangerukka menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe yang digelar di Kantor Bupati Konawe, Selasa (3/3/2026). Mengusung tema “Desa Tumbuh, Kota Berkembang, Masyarakat Sejahtera”, peringatan ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang daerah sekaligus penegasan arah pembangunan ke depan.

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas capaian dan berbagai penghargaan yang diraih Konawe selama lebih dari enam dekade berdiri. Menurutnya, torehan prestasi tersebut bukan sekadar angka dan simbol, tetapi bukti kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.

“Keberhasilan ini patut kita syukuri bersama. Namun, rasa syukur itu harus menjadi energi untuk terus melangkah lebih baik, lebih terukur, dan lebih berkelanjutan,” tegasnya.

Kalosara sebagai Spirit Persatuan

Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan harmoni dalam keberagaman. Ia menekankan agar seluruh pemangku kepentingan pembangunan tetap berpegang pada nilai-nilai kearifan lokal Kalosara sebagai fondasi etika sosial dan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, pembangunan yang kokoh tidak hanya ditopang oleh infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kekuatan nilai budaya yang menjadi identitas daerah.

“Kita harus bijak dan cerdas dalam mengelola potensi daerah dengan berpegang pada prinsip pembangunan berkelanjutan. Konsistensi dalam mencapai target pembangunan harus diwujudkan melalui kerja keras, kerja tuntas, dan kerja sepenuh hati,” ujarnya.

Kolaborasi Kunci Kemajuan Daerah

Lebih jauh, Gubernur menekankan bahwa tantangan pembangunan ke depan menuntut kolaborasi lintas sektor yang semakin solid. Pemerintah daerah, DPRD, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat sipil harus berada dalam satu irama pembangunan.

Ia mengajak seluruh pihak menjadikan momentum HUT ke-66 sebagai penguat komitmen bersama untuk mewujudkan Konawe Bersahaja—berdaya saing, sejahtera, adil, dan berkelanjutan—sebagai bagian dari visi besar Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

“Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah titik tolak untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Konawe yang semakin tangguh dan bermartabat,” pungkasnya.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *