KENDARI – Menyambut arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, Perum DAMRI Cabang Kendari memastikan kesiapan penuh armadanya dengan mengoperasikan 25 unit bus guna melayani mobilitas masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Puluhan armada tersebut disiapkan untuk melayani Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta angkutan perintis yang menjangkau wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Langkah ini dilakukan guna memastikan konektivitas antardaerah tetap terjaga selama periode mudik.
General Manager DAMRI Sultra, Sady, menjelaskan sejumlah rute utama menjadi prioritas pada musim mudik tahun ini. Untuk layanan AKDP, DAMRI melayani trayek Kendari–Mawasangka, Kendari–Baubau, Kendari–Ereke, hingga Kendari–Tondasi.
Rute-rute tersebut setiap tahun menjadi pilihan utama masyarakat karena menghubungkan Kendari sebagai ibu kota provinsi dengan berbagai kabupaten dan kawasan pesisir yang menjadi kantong pemudik.
Selain jalur utama, DAMRI juga tetap mengoperasikan layanan perintis pada sembilan lintasan berbeda. Rute tersebut meliputi Kendari–Bombana, Kendari–Tungkuno, Kendari–Penanggo, Tondasi–Baubau, Baubau–Kamaru, hingga Pulau Tomia di Kabupaten Wakatobi.
Menurut Sady, layanan perintis memiliki peran strategis dalam membuka akses transportasi bagi masyarakat di wilayah yang masih terbatas sarana angkutannya.
“Layanan ini kami siapkan untuk membantu masyarakat di daerah dengan akses transportasi terbatas agar tetap bisa merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujar Sady, Senin (2/3/2026).
Mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik, DAMRI Kendari juga menyiagakan lima hingga sepuluh unit bus cadangan. Armada tambahan tersebut akan difokuskan pada rute dengan tingkat permintaan tinggi seperti Kendari–Baubau, Kendari–Tondasi, serta Kendari–Mawasangka.
Strategi ini diterapkan guna mencegah penumpukan penumpang di terminal keberangkatan sekaligus menjaga kelancaran distribusi perjalanan.
Sady memastikan seluruh armada yang dioperasikan telah melalui proses ramp check dan pengecekan kelayakan jalan untuk menjamin aspek keselamatan serta kenyamanan penumpang.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya menjelang periode mudik Lebaran,” tegasnya.
Ia turut mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan pada hari-hari mendekati Idulfitri.
Dengan dukungan armada yang telah disiapkan, DAMRI Kendari optimistis mobilitas masyarakat Sulawesi Tenggara selama musim mudik 2026 dapat terlayani secara aman, lancar, dan terkendali.(redaksi).
