Kendari – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari mengintensifkan pengawasan jajanan takjil selama bulan Ramadan di wilayah Sulawesi Tenggara.

Kepala BPOM Kendari, Andi Amirah Nilawati, S.Si., Apt., M.HSM, mengatakan, pengawasan dilakukan setiap tahun selama Ramadan, baik di Kota Kendari maupun di seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut disampaikannya di Kendari, Jumat (27/2).

Menurutnya, pengawasan ini bertujuan memastikan pangan takjil yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, serta pewarna tekstil Rhodamin B dan Methanil Yellow.
Di Kota Kendari, pengawasan difokuskan pada sejumlah titik yang ramai dikunjungi masyarakat, seperti Bundaran Mandonga, Pasar Anduonohu, serta Bundaran Kantor Gubernur.

“Pengawasan dilakukan dengan cara melakukan sampling terhadap takjil yang dijual pedagang, kemudian dilakukan pengujian untuk memastikan tidak mengandung bahan berbahaya,” ujarnya.
BPOM Kendari mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli takjil serta memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan sebelum dikonsumsi, guna menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah puasa. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *