KENDARI — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Anoa 2026 di Lapangan Gajah Mada, Mapolda Sultra, Senin (2/2/2026). Operasi ini digelar sebagai langkah strategis menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih menunjukkan tren peningkatan di wilayah Sultra.

Apel dipimpin Wakil Kepala Polda Sultra Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan, mewakili Kapolda Sultra, serta dihadiri jajaran Pejabat Utama Polda Sultra, Kapolresta Kendari, perwakilan PT Jasa Raharja Kendari, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVIII Sultra, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sultra, serta unsur pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam amanatnya, Wakapolda Sultra menegaskan bahwa persoalan lalu lintas kian kompleks seiring pertumbuhan penduduk, peningkatan jumlah kendaraan bermotor, serta mobilitas masyarakat yang belum sepenuhnya diimbangi dengan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas.

Berdasarkan data Polda Sultra, jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 tercatat 1.760 kejadian, meningkat 8,7 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 1.619 kejadian. Kendati demikian, angka korban meninggal dunia justru mengalami penurunan 2 persen, dari 291 orang pada 2024 menjadi 285 orang pada 2025.

“Penurunan fatalitas ini menunjukkan upaya pencegahan dan penanganan kecelakaan mulai memberikan dampak positif. Namun, sinergi seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar hasilnya lebih optimal,” ujar Brigjen Pol Gidion.

Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan, Polda Sultra bersama Pemerintah Provinsi Sultra melaksanakan Operasi Keselamatan Anoa 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pelaksanaan operasi mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, melalui kegiatan edukasi, sosialisasi persuasif, pemanfaatan media massa, serta optimalisasi fungsi pendidikan masyarakat di bidang lalu lintas.

Melalui Operasi Keselamatan Anoa 2026, Polda Sultra menargetkan peningkatan disiplin berlalu lintas, penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan, berkurangnya fatalitas korban, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.

Wakapolda Sultra juga mengingatkan seluruh personel yang terlibat agar mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja serta menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur selama pelaksanaan operasi.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *