KOLAKA – Upaya mendorong penyerapan tenaga kerja lokal di Kabupaten Kolaka kembali mendapat sorotan serius. Bupati Kolaka, H. Amry, S.STP., M.Si, menghadiri langsung seremoni penandatanganan kontrak kerja ratusan calon karyawan PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Distrik VIPO, yang digelar di Ballroom Hotel Sutanraja Kolaka, Jumat (30/1/2026).
Seremoni ini tak sekadar seremoni administratif. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah daerah dan dunia industri dalam membuka akses kerja yang lebih adil bagi masyarakat lokal, sekaligus memperkuat kontribusi sektor industri terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kolaka, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, serta jajaran kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kolaka.
Dari pihak perusahaan, hadir Abdul Nasir Maksum selaku Direktur HCGSR & CCKM PT Pamapersada Nusantara, Yoni Nurhidayat selaku Project Manager, jajaran Manajemen Site PAMA Distrik VIPO, serta Muhammad Rifai selaku Pimpinan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menegaskan bahwa penandatanganan kontrak kerja ini selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni “Terwujudnya Kabupaten Kolaka yang Berkeadilan, Maju, dan Unggul”, khususnya dalam misi peningkatan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui perluasan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal.
“Ini bukan hanya peristiwa penting bagi perusahaan dan para pencari kerja, tetapi juga langkah strategis bagi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kolaka,” tegas Amry.
Ia memaparkan bahwa pencari kerja di Kabupaten Kolaka berasal dari beragam latar belakang pendidikan. Data pemerintah daerah mencatat lulusan SMA sebanyak 4.160 orang, SMK 2.153 orang, dan lulusan sarjana mencapai 1.922 orang. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha agar kebutuhan industri sejalan dengan kapasitas tenaga kerja lokal.
“Kita membutuhkan keterpaduan antara pendidikan, pelatihan, dan kebutuhan industri. Konsep link and match harus benar-benar diwujudkan, bukan sekadar jargon,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk menghadirkan regulasi yang berkeadilan dalam proses rekrutmen, sekaligus memberikan perlindungan bagi tenaga kerja lokal agar tercipta hubungan kerja yang adil, produktif, dan berkelanjutan.
Kepada para calon karyawan PAMA VIPO, Bupati Amry menyampaikan ucapan selamat dan berpesan agar kesempatan kerja tersebut dimanfaatkan secara maksimal.
“Bekerjalah dengan integritas, disiplin, dan etos kerja yang tinggi. Jadikan momentum ini sebagai awal untuk menunjukkan profesionalisme, loyalitas, serta kontribusi nyata bagi perusahaan dan pembangunan daerah,” pungkasnya.**
