Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordfence domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/hbahkvex/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Runner-up Piala Dunia 2026, Lionel Scaloni Buka Sinyal Tinggalkan Timnas Argentina: “Saya Perlu Berpikir Lebih Jauh” - Kabar Berita Jejaring Digital Indonesia

KENDARI,KABENGGA.ID. – Masa depan Lionel Scaloni bersama Timnas Argentina mulai diselimuti tanda tanya. Seusai gagal mempertahankan gelar juara dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026, pelatih berusia 48 tahun itu mengisyaratkan kemungkinan mengakhiri pengabdiannya bersama La Albiceleste ketika kontraknya berakhir pada penghujung 2026.

Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi luas. Scaloni, yang sukses mengantar Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022 dan sejumlah trofi bergengsi lainnya, mengaku akan segera bertemu dengan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) untuk membahas masa depannya.

“Saya akan berbicara dengan presiden. Saya sudah memiliki gambaran mengenai apa yang ingin saya lakukan. Saya akan memenuhi kontrak saya, lalu kita lihat nanti,” ujar Scaloni seperti dikutip TyC Sports.

Meski belum menyampaikan keputusan final, pernyataan itu menjadi sinyal terkuat bahwa era kepemimpinannya bersama Argentina bisa segera berakhir. Scaloni mengakui dirinya membutuhkan waktu untuk mengevaluasi apakah masih memiliki energi dan motivasi untuk melanjutkan proyek besar bersama tim nasional.

“Sejujurnya, saya merasa perlu berpikir lebih jauh mengenai posisi ini. Saya tidak tahu apakah saya bisa melakukan sesuatu sebesar ini lagi. Mungkin kami perlu berbicara,” ungkapnya.

Bagi Scaloni, tantangan terbesar bukan sekadar bangkit dari kekalahan di final, melainkan membangun kembali skuad yang selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu generasi terbaik dalam sejarah sepak bola Argentina.

Ia menyadari bahwa mempertahankan level kompetitif setelah mencapai puncak prestasi merupakan pekerjaan yang jauh lebih sulit dibandingkan membangun tim dari awal.

“Saya tidak pernah berpikir bahwa kami akan berada dalam posisi seperti ini, bisa mencapai final Piala Dunia lagi,” katanya.

“Untuk melanjutkan, banyak hal yang dibutuhkan, terutama melakukan penyegaran dan membangun kembali kelompok seperti ini. Generasi seperti ini kemungkinan besar tidak akan terbentuk lagi, dan itu sangat menyakitkan bagi saya,” tambah Scaloni.

Situasi tersebut semakin memperkuat dugaan akan terjadinya regenerasi besar-besaran di tubuh Timnas Argentina. Selain Scaloni, kapten sekaligus ikon sepak bola dunia Lionel Messi juga terus dikaitkan dengan kemungkinan mengakhiri karier internasionalnya setelah Piala Dunia 2026.

Apabila Scaloni benar-benar memutuskan mundur, maka Argentina berpotensi memasuki babak baru dengan kehilangan dua figur paling berpengaruh yang membawa negara tersebut kembali ke puncak kejayaan sepak bola dunia dalam beberapa tahun terakhir.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *