KENDARI,KABENGGA.ID. – Upaya memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di daerah terus dilakukan. Salah satunya melalui penelitian strategis yang digelar Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di lingkungan Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (8/6/2026).

Bertempat di Aula Dhacara Polda Sultra, kegiatan tersebut menjadi forum penting untuk menghimpun berbagai masukan, pengalaman, serta inovasi dari jajaran kepolisian daerah guna mendukung penyusunan kebijakan Polri yang lebih adaptif terhadap dinamika dan tantangan tugas di lapangan.

Kegiatan penelitian dipimpin langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Budi Hermawan, dan dihadiri Tim Penelitian Puslitbang Polri, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, serta perwakilan satuan kerja terkait.

Tim peneliti yang hadir terdiri atas Kombes Pol A. Widihandoko selaku Ketua Tim, AKBP Indras Budi Purnomo, Pembina Fajar Istiono, serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dini Dwi K.

Dalam penelitian kali ini, Puslitbang Polri mengangkat dua isu yang dinilai strategis dan relevan dengan agenda pembangunan nasional. Pertama, optimalisasi pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di tingkat kewilayahan yang ditinjau dari aspek sumber daya manusia, pola pikir personel, hingga penguatan kelembagaan. Kedua, optimalisasi peran Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.

Wakapolda Sultra Brigjen Pol Budi Hermawan menegaskan bahwa penelitian tersebut memiliki nilai penting dalam mendukung peningkatan kualitas organisasi Polri di tengah kompleksitas tantangan tugas yang terus berkembang.

Menurutnya, hasil penelitian diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif bagi penguatan kinerja kepolisian, khususnya dalam penanganan tindak pidana korupsi serta dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah.

“Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan pelaksanaan tugas Polri, khususnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi serta dukungan terhadap program-program strategis pemerintah,” ujar Budi Hermawan.

Sementara itu, Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri, Kombes Pol A. Widihandoko, menjelaskan bahwa penelitian tersebut bertujuan mengumpulkan data dan informasi yang komprehensif dari satuan kewilayahan sebagai landasan penyusunan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Ia menekankan bahwa pengalaman lapangan, inovasi pelayanan, hingga berbagai tantangan yang dihadapi satuan kewilayahan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kebijakan institusi ke depan.

“Melalui kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh berbagai masukan, pengalaman, serta inovasi yang telah diterapkan di tingkat kewilayahan sebagai bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan Polri di masa mendatang,” kata Widihandoko.

Rangkaian kegiatan berlangsung melalui sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta pengumpulan data dari para peserta. Suasana forum berjalan dinamis dengan antusiasme peserta yang aktif memberikan pandangan dan masukan terkait isu-isu yang menjadi fokus penelitian.

Melalui penelitian ini, Polri diharapkan semakin mampu merumuskan kebijakan yang berbasis data, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta efektif dalam menjawab tantangan penegakan hukum dan pelayanan publik di masa mendatang.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *