NEPAL,KABENGGA.ID. — Banjir bandang dahsyat menerjang sejumlah wilayah di sekitar perbatasan Tibet dan Nepal pada Rabu (26/8), memicu kepanikan dan operasi pencarian besar-besaran. Sedikitnya 22 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ratusan wisatawan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Sebanyak 291 wisatawan dilaporkan hilang. Mereka antara lain berasal dari Inggris, Amerika Serikat, dan Malaysia. Jumlah tersebut masih berpotensi berubah karena proses pencarian dan pendataan korban terus dilakukan di sejumlah titik terdampak.
Situasi tak kalah genting terjadi di Nepal. Sekitar 60 pekerja proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dilaporkan hilang ketika tengah melakukan pekerjaan pengecoran beton di dalam sebuah terowongan. Kondisi medan yang sulit dan kerusakan akibat bencana menjadi tantangan besar bagi tim penyelamat.
Badan pariwisata Nepal juga melaporkan sekitar 400 wisatawan, termasuk warga negara asing, belum diketahui keberadaannya. Perbedaan angka dalam laporan awal tersebut menunjukkan proses verifikasi dan pendataan korban masih berlangsung.
Bencana tidak hanya menghantam wilayah Nepal, tetapi juga sejumlah kawasan di Tibet, China. Di kawasan Gyirong, yang berada dekat perbatasan kedua negara, tanah longsor dilaporkan terjadi dan memperparah dampak banjir.
Menteri Luar Negeri Nepal, Shishir Khanal, menyebut bencana tersebut diduga berkaitan dengan gempa yang kemudian memicu tanah longsor. Material longsoran diduga menghambat aliran Sungai Bhote Koshi, hingga air meluap dan menerjang kawasan di sekitarnya.
Tim pencarian dan penyelamatan kini dikerahkan di sejumlah lokasi untuk mengevakuasi warga serta mencari mereka yang masih dinyatakan hilang. Akses menuju beberapa titik terdampak dilaporkan menjadi kendala utama dalam operasi.
Dengan proses evakuasi dan pencarian yang masih berjalan, jumlah korban jiwa maupun orang hilang diperkirakan dapat berubah. Pemerintah dan tim penyelamat terus melakukan pendataan untuk memastikan skala sebenarnya dari bencana yang menerjang kawasan perbatasan Tibet-Nepal tersebut.(**).
