KENDARI, KABENGGA.ID (6 November 2026) – Upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat terus dilakukan jajaran Polresta Kendari. Kali ini, Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin, S.H., S.I.K., M.H., menyambangi Pondok Pesantren Hafalan Qur’an Al-Askar Kendari melalui program Jumat Keliling, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.50 WITA tersebut menjadi bagian dari program Kapolri bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Program ini bertujuan memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi, sekaligus meningkatkan kemitraan antara Polri dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Kendari bersama rombongan mengikuti pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah bersama pimpinan pondok pesantren, para santri, serta jamaah setempat.
Usai ibadah, Kapolresta menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, mewaspadai potensi gangguan kamtibmas, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tugas kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menciptakan situasi Kota Kendari yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Kapolresta.
Tidak hanya menyampaikan pesan kamtibmas, Kapolresta juga memberikan perhatian khusus kepada para santri sebagai generasi penerus bangsa. Ia berpesan agar mereka tekun menuntut ilmu agama, menjaga akhlak, meningkatkan kedisiplinan, serta senantiasa menghormati orang tua dan guru.
Kapolresta mengingatkan para santri agar menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan pergaulan yang tidak sehat.
“Adik-adik santri harus rajin belajar, tekun menghafal Al-Qur’an, menjaga perilaku, dan menjauhi segala bentuk kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, serta pergaulan yang dapat merugikan masa depan. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga menegaskan pentingnya membangun sinergi dan komunikasi yang baik antara masyarakat dengan kepolisian. Menurutnya, hubungan yang harmonis menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah hukum Polresta Kendari.
Suasana silaturahmi semakin terbangun melalui dialog langsung antara Kapolresta Kendari dan Pimpinan Pondok Pesantren Hafalan Qur’an Al-Askar Kendari, Ustadz Laenre Manna, Lc. Pertemuan tersebut menjadi ruang komunikasi untuk mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan keagamaan.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesantren, Kapolresta turut menyerahkan cinderamata dan bantuan sembako. Selain itu, personel kepolisian juga membagikan brosur Operasi Patuh Anoa 2026 sebagai bagian dari edukasi dan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag Log AKP Harmin, Kasat Lantas AKP Kevin Fahri Ramadhan, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Tahti AKP Ansharullah, S.H., M.H., Kapolsek Baruga AKP Hasmil Hamzah, S.H., M.H., Kasiwas IPTU Fadli Syawal, Kasi Humas IPDA Efnur Suyono, Kasikeu IPDA Hendrik, S.H., perwakilan personel Polsek Baruga, serta jamaah dan santri Pondok Pesantren Al-Askar.
Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polresta Kendari berharap kehadiran Polri semakin dirasakan masyarakat. Pendekatan kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial, keagamaan, serta komunikasi humanis yang memperkuat kepercayaan dan kebersamaan antara polisi dan masyarakat.
(Redaksi)
