Kendari – Pemkot Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan studi tiru ke RT 11 Smart, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut untuk mempelajari konsep pengelolaan lingkungan secara terpadu yang berbasis masyarakat.
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan rombongan berkunjung ke RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, pada Kamis (8/10/2026). Mereka diterima Camat Kebayoran Baru Rachmat Mulyadi bersama jajaran pemerintah setempat.
“Kunjungan untuk melihat langsung bagaimana berbagai persoalan di tingkat RT dapat dikelola secara terpadu dengan melibatkan partisipasi masyarakat,” ujar Siska dalam keterangannya.
Pemkot Kendari studi tiru ke RT 11 Smart Jakarta untuk belajar pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
RT 11/RW 07 Gandaria Utara menjadi salah satu lingkungan yang mendapat perhatian karena berhasil mengembangkan konsep RT 11 Smart, dengan pengelolaan lingkungan secara terpadu. Bahkan, RT 11/RW 07 terpilih sebagai juara Jakarta Innovation Award.
Berbagai inovasi tersebut mencakup aspek keamanan melalui smart gate, CCTV dan panic button, pengelolaan sampah melalui Kompos Keliling (Komling) dan Komposter Mandiri (KOMA), ketahanan pangan, serta peningkatan kapasitas masyarakat.
“Yang menarik bagi kami adalah bagaimana satu lingkungan mampu mengelola berbagai aspek secara terpadu. Tidak hanya keamanan, tetapi juga pengelolaan sampah, ketahanan pangan dan peningkatan kapasitas masyarakat,” kata Siska.
“Ini menjadi pembelajaran yang sangat baik untuk kami adaptasi sesuai dengan kebutuhan Kota Kendari,” tambahnya.
Ketua RT 11/RW 07, Imam Basori mengatakan bahwa berbagai inovasi yang dikembangkan berangkat dari kebutuhan masyarakat dan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kolaborasi warga.
“Kami mencoba menyelesaikan persoalan lingkungan dengan melibatkan warga. Setelah keamanan diperkuat, kami mengembangkan pengelolaan sampah, ketahanan pangan dan peningkatan kemampuan warga. Prinsipnya, RT harus menjadi ruang kolaborasi masyarakat,” jelas Imam.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkot Kendari melihat langsung penerapan berbagai inovasi, mulai dari sistem keamanan lingkungan, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pemanfaatan lahan untuk ketahanan pangan hingga pelaksanaan program RT English.
Studi tiru ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kendari untuk memperoleh referensi dalam mengembangkan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat yang dapat disesuaikan dengan karakteristik Kota Kendari.
Melalui pembelajaran tersebut, pengelolaan RT diharapkan tidak hanya berorientasi pada administrasi pemerintahan, tetapi juga mampu menjadi wadah kolaborasi warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih, produktif, mandiri dan berdaya saing
“Pemkot Kendari Pelajari Konsep Lingkungan RT 11 Smart (redaksi)
