BOMBANA – Jembatan Garuda yang berada di Dusun Lemboia 1, Desa Rompu-Rompu, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, resmi menjadi bagian dari program peresmian 3.365 jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 titik air bersih secara nasional.
Peresmian tersebut dilaksanakan secara virtual pada Kamis (13/8/2026) dan dipimpin langsung Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto.
Di Kabupaten Bombana, kegiatan tersebut diikuti Dandim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi, S.H., Staf Ahli Bupati Bombana Ridwan, S.Sos., M.P.W., Ketua DPRD Bombana Iskandar, S.P., serta Kapolres Bombana AKBP Irwandhy Idrus, S.I.K., M.H., C.P.H.R.
Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi dalam mendukung pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Turut hadir Kasdim 1431/Bombana Mayor Arm Bambang Wardiyanto, Pasi Ops Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Nyoman Admika, Dankima Yonif TP 919/SD Kapten Inf Muh. Saing, Camat Poleang Utara Nyoman, S.I.P., Kepala Desa Rompu-Rompu Darwis, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga.
Antusiasme masyarakat terlihat saat mengikuti rangkaian peresmian secara virtual. Bagi warga Rompu-Rompu, keberadaan Jembatan Garuda menjadi jawaban atas kebutuhan akses penghubung yang selama ini memiliki peran penting dalam aktivitas sehari-hari.
Dandim 1431/Bombana Letkol Arm Mulyadi, S.H., mengatakan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan membuka akses antarwilayah.
“Semoga dengan diresmikannya Jembatan Perintis Garuda ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemajuan wilayah,” ujar Letkol Arm Mulyadi.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik. Lebih jauh, jembatan menjadi penghubung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Akses yang semakin terbuka diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Rompu-Rompu dan wilayah sekitarnya.
Peresmian tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dapat menghasilkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh warga.
Bagi masyarakat Desa Rompu-Rompu, Jembatan Garuda kini bukan sekadar bangunan penghubung. Infrastruktur tersebut menjadi simbol terbukanya akses, tersambungnya mobilitas masyarakat dan hadirnya perhatian negara terhadap kebutuhan warga di wilayah pedesaan.
Dengan hadirnya jembatan tersebut, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur di wilayah Bombana dapat terus berlanjut dan menyentuh daerah-daerah yang masih membutuhkan akses penghubung untuk menunjang aktivitas ekonomi maupun kehidupan sosial masyarakat.
