KONAWE – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Konawe menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan para peserta terbaik dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.
Dalam perhelatan tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Kaligrafi Al-Qalam IAIN Kendari mengutus salah satu kader terbaiknya, Hasyim, untuk berkompetisi pada Cabang Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf.
Keikutsertaan Hasyim menjadi bukti komitmen UKM Lembaga Kaligrafi Al-Qalam IAIN Kendari dalam membina dan mengembangkan potensi mahasiswa di bidang seni kaligrafi Islam. Sebagai organisasi yang fokus pada pengembangan seni tulis Al-Qur’an, UKM Al-Qalam terus berupaya melahirkan kader-kader yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap karya yang dihasilkan.
Cabang Kaligrafi Golongan Hiasan Mushaf merupakan salah satu kategori yang membutuhkan keterampilan, ketelitian, serta kreativitas tinggi. Selain kemampuan menulis khat yang baik, peserta juga dituntut mampu memadukan warna, ornamen, dan komposisi secara harmonis sehingga menghasilkan karya yang estetis tanpa mengabaikan kaidah seni hiasan mushaf.
Menjelang pelaksanaan MTQ XXXI, Hasyim bersama para pembina dan keluarga besar UKM Al-Qalam telah melakukan berbagai persiapan secara intensif. Latihan yang berkelanjutan menjadi bagian dari ikhtiar untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa nama baik IAIN Kendari di tingkat provinsi.
Bagi Hasyim, kesempatan mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan pengalaman yang sangat berharga. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menambah wawasan, mempererat silaturahmi antar peserta, serta memperkenalkan eksistensi UKM Lembaga Kaligrafi Al-Qalam IAIN Kendari di kalangan pecinta seni kaligrafi dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Partisipasi kader UKM Al-Qalam dalam MTQ XXXI menunjukkan bahwa seni kaligrafi Islam terus berkembang di kalangan generasi muda. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, UKM Al-Qalam berkomitmen menjaga tradisi seni tulis Al-Qur’an sekaligus melahirkan generasi khattat yang berkualitas dan berdaya saing.
Keikutsertaan Hasyim dalam ajang tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki. Sebab, prestasi bukanlah satu-satunya tujuan, melainkan semangat untuk terus belajar, berkarya, dan memuliakan Al-Qur’an melalui seni kaligrafi yang menjadi nilai utama yang selalu dijunjung oleh keluarga besar UKM Lembaga Kaligrafi Al-Qalam IAIN Kendari.
Melalui MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, UKM Lembaga Kaligrafi Al-Qalam IAIN Kendari kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pembinaan seni kaligrafi Islam di lingkungan perguruan tinggi. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, keikutsertaan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan seni kaligrafi Islam di Sulawesi Tenggara serta menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
