Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordfence domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/hbahkvex/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Empat Hari Hilang di Rawa Sagu, Petani Lansia di Konawe Ditemukan Meninggal Dunia - Kabar Berita Jejaring Digital Indonesia

KONAWE,KABENGGA.ID. – Misteri hilangnya seorang petani lanjut usia di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, akhirnya terungkap. Setelah empat hari pencarian, Suparman (65), warga Desa Lamendora, Kecamatan Kapoiala, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan rawa yang dipenuhi pohon sagu, Ahad (7/6/2026).

Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (3/6/2026) setelah berpamitan untuk mencari daun sagu yang akan digunakan sebagai bahan pembuatan atap rumah. Namun hingga malam hari, Suparman tak kunjung kembali, memicu kekhawatiran keluarga.

Berbagai upaya pencarian dilakukan secara mandiri oleh keluarga dan kerabat. Mereka menyisir area perkebunan, jalur setapak, hingga kawasan rawa yang biasa dilalui korban. Namun selama beberapa hari, keberadaan Suparman tak berhasil ditemukan.

Harapan keluarga akhirnya pupus pada hari keempat pencarian. Sekitar pukul 14.30 WITA, salah seorang anggota keluarga menemukan jasad korban di kawasan pohon sagu yang berada di belakang rumahnya.

Saat ditemukan, Suparman tergeletak dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa. Penemuan itu sontak mengundang duka mendalam bagi keluarga serta warga sekitar yang selama beberapa hari ikut membantu proses pencarian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan lokasi penemuan berada di area rawa yang cukup sulit dijangkau. Kondisi medan yang berlumpur dan dipenuhi vegetasi sagu diduga menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian yang berlangsung sejak korban dinyatakan hilang.

Mendapat laporan penemuan jenazah, personel Polsek Bondoala yang dipimpin langsung Kapolsek, IPTU Immanuel Johans Brata Napiun, segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area sekitar lokasi penemuan, serta membantu proses evakuasi jenazah dari kawasan rawa menuju permukiman warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban. Namun dari informasi awal, tidak ditemukan adanya indikasi yang mengarah pada tindak pidana. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas warga di kawasan rawa dan hutan sagu, terutama bagi masyarakat lanjut usia yang masih menggantungkan aktivitas sehari-hari pada sumber daya alam di sekitar tempat tinggal mereka.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *