Kendari – Salah satu tokoh seni dan lingkungan asal Sulawesi Tenggara, Sidin La Hoga atau yang dikenal sebagai Asidin SP, menjadi bagian dari 20 tokoh Penggerak Ekonomi Kreatif Sulawesi Tenggara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra)
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Hugua pada acara penutupan rangkaian “Harmoni Sultra 2026” yang berlangsung pada 27 April 2026.
Sidin La Hoga lahir di Lawele, Kabupaten Buton, pada 28 Maret 1971. Ia menamatkan pendidikan di Fakultas Pertanian, Universitas Haluoleo, dan dikenal luas sebagai sosok yang aktif dalam pengembangan seni, budaya, serta lingkungan di kawasan Indonesia Timur.
Ia merupakan pendiri Kampung Pisang Sultra serta salah satu pendiri dan pengurus Lingkar Seni Wallacea, sebuah komunitas yang mewadahi pegiat seni dan lingkungan.
Dalam kiprahnya, Sidin juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Teater Komite Seni Budaya Nusantara periode 2024 hingga 2029. Selain itu, ia pernah mengemban amanah sebagai Koordinator Bidang Pembinaan dan Pengembangan Prestasi pada Badan Pembinaan Seni Mahasiswa Sultra selama lebih dari dua dekade, sejak tahun 2000 hingga 2024.
Tak hanya itu, ia juga aktif sebagai penasihat di berbagai komunitas seni, serta menjadi pelatih teater di sejumlah kampus dan sekolah. Hingga saat ini, Sidin La Hoga masih konsisten berkarya sebagai seorang pemonolog.
Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap dedikasi dan kontribusi para tokoh dalam memajukan seni, budaya, dan lingkungan di Sultra. (redaksi)
