KENDARI, KABENGGA.ID. — Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengambil langkah nyata dalam membentengi generasi muda dari derasnya arus informasi digital. Melalui materi bertajuk “Bijak dalam Bermedia Sosial”, peserta Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang IV Triwulan I Tahun 2026 dibekali pemahaman kritis soal etika dan keamanan di ruang maya.

Kegiatan yang digelar oleh Kodim 1417/Kendari di kawasan Pantai Nambo, Minggu (12/04/2026), ini bukan sekadar agenda seremonial. Diskominfo hadir membawa pesan tegas: media sosial bisa menjadi ruang produktif, namun juga berpotensi menjadi sumber masalah jika digunakan tanpa kendali.

Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kendari, Wawan Astanto, menegaskan bahwa bijak bermedia sosial bukan hanya soal kemampuan menggunakan teknologi, tetapi tentang kesadaran dalam berpikir dan bertindak.

“Bijak bermedsos itu soal akal sehat—mampu memilah informasi, menjaga privasi, dan tetap beretika dalam berinteraksi. Dunia digital harus diisi dengan komunikasi yang positif agar tercipta lingkungan yang sehat,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga mengingatkan ancaman nyata yang kerap luput dari perhatian, yakni penyebaran hoaks yang dapat memicu keresahan publik. Karena itu, peserta diminta tidak gegabah dalam membagikan informasi tanpa verifikasi.

Tak hanya itu, aspek perlindungan diri di ruang digital turut menjadi sorotan. Peserta diimbau untuk menjaga data pribadi seperti kata sandi dan lokasi, serta mengontrol intensitas penggunaan media sosial agar tidak berdampak pada kesehatan mental.

Melalui edukasi ini, Diskominfo Kendari berharap lahir generasi muda yang tidak hanya aktif di media sosial, tetapi juga cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam setiap jejak digitalnya.**

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *