Isi Berita (Polesan Tajam & Elegan):

KENDARI — Gerak cepat ditunjukkan Pemerintah Kota Kendari. Melalui Dinas Sosial, bantuan darurat langsung disalurkan kepada warga yang terdampak banjir dan terjangan lumpur di Jalan Tunggala Dalam (Baito), Kelurahan Wua-Wua, Selasa (17/3/2026).

Langkah ini menjadi tindak lanjut konkret usai kunjungan Wali Kota Kendari ke lokasi bencana sehari sebelumnya—sebuah respons yang tak hanya simbolik, tetapi menjawab kebutuhan mendesak warga di lapangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Kendari, Rukmana, mengungkapkan bahwa sedikitnya 100 kepala keluarga menerima bantuan setelah terdampak langsung bencana tersebut.

“Bantuan ini difokuskan untuk meringankan beban warga yang rumahnya terdampak cukup parah,” ujarnya.

Data yang dihimpun menyebutkan, bencana terjadi pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan Kali Wua-Wua meluap. Arus deras tak hanya membawa air, tetapi juga material lumpur yang menerjang permukiman warga tanpa ampun.

Dampaknya, puluhan rumah di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 06 terendam. Namun persoalan tak berhenti saat air surut. Lumpur tebal yang tertinggal justru menjadi ancaman baru—menutup lantai rumah, merusak perabotan, dan menyisakan beban berat bagi warga untuk kembali bangkit.

Kini, di tengah sisa lumpur dan kelelahan, bantuan yang datang menjadi secercah harapan. Namun, pertanyaan lebih besar mengemuka: seberapa siap sistem mitigasi menghadapi bencana serupa yang bisa datang kapan saja?(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *