Muna Barat – Ketua Umum Hitela Wuna menduga adanya penyalahgunaan dana desa (DD) oleh pemerintah Desa kepada masyarakat desa Wuna. Dugaan itu berangkat dari penyaluran dana desa yang selama 5 tahun pemerintahan sama sekali tidak ada transparansi.

” Generasi Hitela Wuna yang sebelumnya juga sudah sempat mempertanyakan kepada pemerintah Desa dan BPD terkait transparansi anggaran dan lpj tahunan yang hal itu menjadi hak masyarakat dan sudah menjadi prosedur yg seyogyanya dalam pemerintahan baik pusat daerah hingga pedesaan, namun sampai hari ini pemerintah Desa masih juga tertutup akan hal itu” ujar anjas ketum Hitela Wuna periode 2026.

Karena ketertutupan tersebut, pengurus Hitela Wuna yang baru kemudian melakukan analisa dan telah mendapatkan temuan dan juga data yang menunjukkan laporan keuangan pemerintah Desa dengan realisasi pembangunan jauh bertolak belakang. Seperti pemerataan bantuan, pemanfaatan lahan pekarangan dan peningkatan gedung PAUD.

” Kami sudah mendapatkan temuan dan data terkait kejanggalan penyaluran dana desa sehingga pemerintah Desa tidak menyampaikan secara transparan hal ini kepada masyarakat. Kami sudah mencoba meminta kepada pemerintah Desa untuk menunjukkan bukti laporan di inspektorat dan bukti tertulis rincian anggaran pembangunan didesa namun tidak di indahkan sama sekali” Tambah anjas.

Ketua Umum Hitela Wuna bersama seluruh pengurus telah mengambi keputusan dan komitmen akan menelusuri terkait dugaan tersebut guna menunjukkan bukti visi kepengurusan untuk menjadi Mitra pembangunan desa yg esensial.

” Sudah kami tegaskan bahwa kepengurusan kami berfokus menjadi Mitra pembangunan desa yang baik tapi sebelum itu kami harus pastikan bahwa Mitra kami yakni pemerintah Desa itu betul betul bersih dan tidak menjadikan masyarakat sebagai alat politisasi. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk membantu masyarakat ” Tegas ketum Hitela Wuna.

Terakhir, pengurus Hitela Wuna meminta kepada masyarakat agar turut mengawal dugaan ini.apapun hasilnya setidaknya semua berawal demi kepentingan bersama dan apapun resikonya Hitela Wuna siap menjadi garda terdepan dan totalitas mengawal dugaan ini sampai tuntas.

” Kami akan segera bergerak secara totalitas dan masif apabila tidak ada atensi oleh pemerintah desa.dana desa adalah hak masyarakat dan sudah semestinya disalurkan secara objektif dan komprehensif. Kami selaku pemuda dan mahasiswa tidak akan diam apabila hak masyarakat di sabotase”. Tutup anjas.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *