BAUBAU — Pemerintah Kota Baubau kembali melakukan langkah penyegaran birokrasi strategis. Jabatan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan resmi berganti dari Muhammad Masad, SE., M.Si kepada H. La Ode Ali Hasan, SE., M.Si, melalui prosesi serah terima jabatan yang digelar khidmat di Markas Damkar Kota Baubau, Senin (9/2/2026).
Sertijab ini menegaskan komitmen Pemkot Baubau dalam memastikan sektor layanan publik yang bersentuhan langsung dengan keselamatan warga dipimpin oleh figur berpengalaman dan berkapasitas. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, Sekretaris Daerah La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si, jajaran kepala OPD, serta unsur pimpinan BUMN.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menekankan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari strategi memperkuat kinerja birokrasi agar tetap adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Ini bukan sekadar segar-segaran. Penunjukan pimpinan dilakukan melalui pertimbangan matang, berbasis kompetensi, rekam jejak, dan profesionalisme. Kami menilai Bapak La Ode Ali Hasan sebagai figur yang tepat untuk memimpin Damkar dan Penyelamatan,” tegas Wa Ode Hamsinah Bolu.
Ia juga menaruh harapan besar kepada lebih dari 100 personel Damkar, baik organik maupun non-organik, agar memberikan dukungan penuh kepada pimpinan baru. Menurutnya, soliditas internal menjadi kunci utama dalam menjaga kecepatan respons dan kualitas layanan penyelamatan di tengah kompleksitas tantangan perkotaan.
Pada momen yang sama, Pemkot Baubau turut menyampaikan apresiasi kepada Muhammad Masad atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat. Salah satu terobosan strategis yang diapresiasi adalah inisiatif pembangunan stasiun Damkar di Kecamatan Sorawolio, yang dinilai krusial untuk memangkas waktu tanggap darurat di wilayah tersebut.
Prosesi sertijab ditandai dengan penyematan atribut jabatan oleh Wakil Wali Kota, dilanjutkan dengan jabat tangan seluruh personel sebagai simbol penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penerimaan terhadap kepemimpinan baru.
Nuansa haru bercampur optimisme mengiringi tradisi pisah sambut. Deru armada pemadam yang menyemburkan air menjadi simbol semangat baru—penanda kesiapan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau menghadapi tantangan tugas kemanusiaan yang kian kompleks ke depan.(redaksi).
