BOMBANA — Polsek Lantari Jaya melaksanakan pengamanan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 Penempatan Transmigrasi di Kabupaten Bombana. Kegiatan ini digelar oleh Pemerintah Kecamatan Rarowatu Utara bersama masyarakat transmigrasi Desa Marga Jaya dan Kelurahan Aneka Marga sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan para perintis transmigrasi sejak tahun 1982.
Peringatan HUT berlangsung khidmat dan sarat semangat kebersamaan. Kegiatan juga diwarnai doa lintas agama sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang masyarakat transmigrasi dalam membangun kehidupan baru, memperkuat persatuan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Bombana.
Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Rarowatu Utara Abd. Hajar Aswad, S.E., M.PW., Kasat Binmas Polres Bombana AKP Bastian Hamzah, S.H., Kapolsek Lantari Jaya Iptu Prasetyo Nento, S.H., CPM, Danpos Taktis Brimob Polda Sultra Bripka Gino Dwi Samekto, S.H., Anggota DPRD Kabupaten Bombana Nurkolis, Babinsa, Bhabinsa, kepala desa dan kelurahan, serta perwakilan umat Hindu, Kristen, dan Islam.
Dalam sambutannya, Kasat Binmas Polres Bombana menegaskan bahwa keberhasilan masyarakat transmigrasi hingga hari ini tidak terlepas dari kuatnya semangat persatuan dalam keberagaman. Nilai Bhinneka Tunggal Ika dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga keharmonisan di tengah perbedaan suku, agama, dan latar belakang sosial.
“Keberagaman bukanlah hambatan, melainkan kekuatan untuk membangun daerah yang damai, rukun, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Lantari Jaya menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-44 Penempatan Transmigrasi. Polsek Lantari Jaya menurunkan personel pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif sejak awal hingga selesai.
Anggota DPRD Kabupaten Bombana, Nurkolis, dalam sambutannya mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan sejarah lahirnya transmigrasi di wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa Desa Marga Jaya dan Kelurahan Aneka Marga berdiri berkat perjuangan dan pengorbanan para pendahulu yang datang sebagai transmigran.
“Sejarah ini harus terus dikenang dan diwariskan kepada generasi muda sebagai sumber inspirasi, persatuan, dan semangat untuk melanjutkan pembangunan daerah,” tegasnya.
Camat Rarowatu Utara turut mengapresiasi perjuangan para tokoh dan warga transmigrasi yang memulai kehidupan dengan segala keterbatasan, namun mampu bertahan dan berkembang hingga saat ini. Menurutnya, kerja keras, kebersamaan, dan persatuan menjadi modal utama dalam membangun wilayah yang rukun dan produktif.
Peringatan HUT ke-44 Penempatan Transmigrasi ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi generasi muda untuk menghormati sejarah perjuangan para pendahulu, menjaga kerukunan antar suku, ras, dan agama, serta terus berkontribusi positif dalam mendukung program pembangunan pemerintah.
Kegiatan ditutup dengan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan harapan akan terwujudnya kehidupan masyarakat yang damai, sejahtera, serta terjaganya persaudaraan di tengah keberagaman di Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana.(polseklantari).
