Kendari — Kabengga.id ll Isu pertambangan dan dampaknya terhadap lingkungan menjadi fokus kerja sama antara Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulawesi Tenggara. Komitmen tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Aula Lantai 4 UM Kendari, Selasa (6/1/2026).

Kerja sama ini menegaskan sinergi strategis dalam penguatan pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat di bidang lingkungan hidup, khususnya pada sektor pertambangan mineral kritis.

Penandatanganan MoU dirangkaikan dengan dialog publik bertema “Hilirisasi Mineral Kritis dan Transisi Energi Sultra: Menakar Keseimbangan Ekonomi, Ekologi, dan Hak Asasi Manusia.” Forum tersebut membahas maraknya aktivitas pertambangan nikel di Sultra yang berkembang seiring agenda transisi energi nasional.

Dalam diskusi terungkap bahwa hilirisasi kerap diposisikan sebagai motor pertumbuhan ekonomi. Namun, di sisi lain, praktik pertambangan dinilai memunculkan konsekuensi serius, mulai dari kerusakan lingkungan, penyempitan ruang hidup masyarakat, hingga potensi pelanggaran HAM.

Direktur Eksekutif WALHI Sultra, Andi Rahman, menegaskan pentingnya peran kampus dalam menghadirkan kajian kritis berbasis riset terhadap pengelolaan sumber daya alam.

“Kolaborasi dengan dunia akademik menjadi modal penting untuk memperkuat advokasi lingkungan dan mendorong tata kelola mineral yang lebih berkeadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UM Kendari, Muh. Nurdin, menyebut kerja sama ini sejalan dengan peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu yang peka terhadap persoalan sosial dan ekologis.

“Isu lingkungan dan keadilan ekologis merupakan bagian dari tanggung jawab moral perguruan tinggi kepada masyarakat,” katanya.

Dialog publik menghadirkan akademisi dan pegiat lingkungan yang membahas sejumlah isu utama, seperti penguatan kurikulum lingkungan, perlindungan hak masyarakat lokal, konflik agraria, dampak ekologis pertambangan, serta agenda rehabilitasi pascatambang.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *