Kendari – Sebanyak 58 dojo dari Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan mengikuti Goju Ass Open Tournament and Festival Sulawesi Tenggara 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 6 hingga 8 November 2026, di Gedung Olahraga Poltekkes Kendari.
Kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar di Sulawesi Tenggara tersebut merupakan bagian dari kalender tahunan Pengurus Besar Goju Ass yang pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di sejumlah provinsi di Indonesia.
Ketua Komisi Wasit FORKI Sultra, Gusran, mengatakan kejuaraan tersebut mempertandingkan dua kategori utama, yakni kata dan kumite, serta satu kelas khusus festival yang diikuti karateka dari berbagai kelompok usia.
Pembagian kelas dalam festival meliputi prausia dini, usia dini, prapemula, pemula, kadet, junior, under 21, hingga senior.
Menurut Gusran, penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak berkaitan dengan proses seleksi daerah untuk mengikuti kejuaraan nasional, melainkan merupakan agenda rutin perguruan Goju Ass di tingkat nasional.
“Ini merupakan kalender tetap dari PB Goju Ass, setiap tahun mereka mengadakan kegiatan dan pelaksanaannya digilir di setiap provinsi, tahun ini Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah,” kata Gusran.
Dirinya menjelaskan, Goju Ass merupakan salah satu aliran dalam olahraga karate yang berasal dari Goju-Ryu dan menjadi bagian dari perguruan karate di Indonesia.
Goju Ass juga tercatat sebagai salah satu dari 25 perguruan karate di Indonesia, bersama sejumlah perguruan lainnya seperti Lemkari, Inkado, Inkai, PSM, dan Shotokan.
Dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut, panitia juga melibatkan perangkat pertandingan dari sejumlah daerah, termasuk Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.
Gusran menyebutkan, selain wasit dari internal Sulawesi Tenggara, terdapat satu perwakilan Bidang Perwasitan PB Goju Ass, Sensei Aprianti, S.Pd., yang berasal dari Lampung dan berstatus JAKP, serta dua wasit dari Sulawesi Selatan.
Keterlibatan perangkat pertandingan dari beberapa daerah tersebut mendukung pelaksanaan pertandingan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu kontingen yang turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut berasal dari Kabupaten Kolaka Timur dengan menurunkan 28 atlet putra dan putri.
Pelatih kontingen Kolaka Timur, Sanur Ashari, mengatakan atlet yang dibawa terdiri dari 13 karateka putra dan 15 karateka putri yang mengikuti sejumlah kelompok pertandingan.
“Jumlah atlet yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 28 orang, terdiri dari 15 karateka putri dan 13 karateka putra,” ujar Sanur.
Ia menjelaskan, para atlet Kolaka Timur mengikuti beberapa kelompok usia dan tingkatan, mulai dari usia dini, pemula, kadet, hingga senior.
Menurut Sanur, keikutsertaan Kolaka Timur dalam kejuaraan karate tingkat daerah maupun luar daerah bukan kali pertama dilakukan karena kontingen tersebut telah beberapa kali mengikuti pertandingan dengan membawa nama daerah.
Memasuki hari kedua pelaksanaan kejuaraan, sejumlah kelas telah dipertandingkan, sementara atlet lainnya masih menunggu jadwal pertandingan berikutnya.
Sanur mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pertandingan karena belum seluruh kelas yang diikuti atlet Kolaka Timur menyelesaikan pertandingan.
Dari sisi pembinaan, kontingen Kolaka Timur memiliki dua dojo yang menjadi tempat latihan atlet, masing-masing berada di Kecamatan Ladongi dan MTs Negeri 1 Tirawuta.
Sanur juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan pembinaan dan keikutsertaan atlet Kolaka Timur dalam sejumlah kejuaraan, termasuk penyediaan fasilitas tempat tinggal selama mengikuti kegiatan di luar daerah.
Selain pertandingan karate, Goju Ass Open Tournament and Festival Sulawesi Tenggara 2026 juga dirangkaikan dengan festival kuliner yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sejumlah lapak UMKM disiapkan di sekitar arena kegiatan untuk menjajakan berbagai jenis makanan kepada atlet, pendamping, peserta, dan masyarakat yang datang menyaksikan pertandingan.
Goju Ass Open Tournament and Festival Sulawesi Tenggara 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 8 November 2026 dengan mempertandingkan berbagai kelas kata dan kumite serta kegiatan. (redaksi)
