KENDARI.KABENGGA.ID. – Juara bertahan Argentina harus bekerja keras sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Albiceleste menundukkan Cape Verde dengan skor dramatis 3-2 melalui babak tambahan waktu pada laga 32 besar yang berlangsung Sabtu (4/7/2026) pagi WIB.

Gol penentu kemenangan Argentina lahir pada menit ke-111 lewat gol bunuh diri bek Cape Verde, Diney Borges. Bermula dari sepak pojok Lionel Messi, Cristian Romero menyundul bola ke depan gawang sebelum mengenai tangan Borges dan berbelok masuk ke gawang sendiri.

Sempat memicu kebingungan di lapangan, gol tersebut tetap disahkan sesuai Laws of the Game. Andai bola tidak masuk, Argentina berpeluang mendapat hadiah penalti akibat handball pemain bertahan.

Momen itu seolah menjadi ironi 40 tahun setelah gol kontroversial “Hand of God” Diego Maradona di Piala Dunia 1986. Bedanya, kali ini sentuhan tangan berasal dari pemain lawan dan justru mengantar Argentina meraih kemenangan.

Sebelumnya, Lionel Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-29. Gol tersebut menjadi gol ke-20 Messi sepanjang sejarah Piala Dunia sekaligus gol ketujuhnya di edisi 2026, membuat sang kapten memimpin daftar top skor sementara turnamen.

Cape Verde menunjukkan mental luar biasa. Tim debutan fase gugur itu menyamakan kedudukan melalui Deroy Duarte pada menit ke-59 dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan setelah skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai.

Argentina kembali memimpin pada menit ke-92 lewat sepakan keras Lisandro Martinez yang memanfaatkan bola hasil sundulan Alexis Mac Allister dari sepak pojok Messi. Namun, keunggulan itu kembali sirna pada menit ke-103 ketika Sidny Lopes Cabral mencetak gol spektakuler dengan tembakan melengkung ke pojok atas gawang Emiliano Martinez.

Saat laga tampak akan ditentukan melalui adu penalti, keberuntungan berpihak kepada Argentina. Gol bunuh diri Borges memastikan kemenangan 3-2 sekaligus mengakhiri perlawanan heroik Cape Verde.

Di sisa waktu pertandingan, Emiliano Martinez tampil sebagai penyelamat dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Cape Verde, termasuk tembakan Cabral yang nyaris memaksakan adu penalti.

Kemenangan ini mengantarkan Argentina ke babak 16 besar. Tim asuhan Lionel Scaloni dijadwalkan menghadapi Mesir di Atlanta pada Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB.

Meski tersingkir, Cape Verde meninggalkan jejak mengesankan di Piala Dunia 2026. Negara kepulauan kecil di lepas pantai Afrika Barat itu menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah menembus fase gugur Piala Dunia. Mereka juga mencuri perhatian setelah menahan imbang dua mantan juara dunia, Spanyol dan Uruguay, pada fase grup serta memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan hingga menit-menit akhir. Perjalanan Cape Verde pun dikenang sebagai salah satu kisah paling inspiratif di Piala Dunia 2026.(**).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *