KENDARI,KABENGGA.ID. — Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam mengatasi persoalan banjir terus diperkuat. Wali Kota Kendari, Hj. Siska Karina Imran, turun langsung meninjau sejumlah titik rawan banjir bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, serta Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan BAE.

Peninjauan tersebut menyasar beberapa lokasi prioritas yang selama ini menjadi langganan genangan saat curah hujan tinggi, mulai dari kawasan Sungai Wanggu, drainase By Pass Kendari, wilayah Amohalo, hingga titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan kolam retensi di Nanga-Nanga.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penanganan banjir di Kota Kendari tidak lagi dilakukan secara parsial, melainkan melalui kolaborasi serius antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Dalam peninjauan itu, berbagai persoalan teknis di lapangan turut dibahas, termasuk kondisi sedimentasi sungai, kapasitas drainase yang dinilai tidak lagi mampu menampung debit air, hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang lebih terintegrasi.

Wali Kota Kendari Hj. Siska Karina Imran menegaskan bahwa persoalan banjir merupakan salah satu prioritas utama pemerintahannya karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, kehadiran Dirjen SDA Kementerian PU bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI diharapkan mampu mempercepat realisasi program strategis pengendalian banjir di Kota Kendari, baik melalui normalisasi sungai, revitalisasi drainase, maupun pembangunan kolam retensi di kawasan rawan genangan.

Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menghadirkan solusi jangka panjang, sehingga persoalan banjir yang kerap menghantui warga Kendari dapat diminimalisir secara bertahap.(redaksi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *